Kejagung Periksa 3 Saksi dalam Kasus TPPU Febrie Adriansyah
Kejagung memeriksa tiga saksi dalam kasus dugaan TPPU Febrie Adriansyah, terdiri atas satu pihak swasta dan dua saksi perbankan.
Mobil Garuda UNY saat berkompetisi di Korea Selatan./IST-Tim Garuda UNY
Harianjogja.com, JOGJA-- Indonesia diharapkan sudah mampu memproduksi mobil listrik sendiri pada 2025. Hal itu diungkapkan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir.
"Harapannya di tahun 2025 Indonesia sudah mempunyai mobil listrik sendiri," kata Menteri Nasir seusai acara Peluncuran Mobil Listrik dan Pagelaran Wayang Dies Natalis UNY di Halaman Rektorat UNY, Jumat (22/6/2019) malam.
Menurut dia, prototipe mobil listrik yang dibuat oleh Tim Mobil Garuda FT UNY merupakan upaya anak bangsa yang harus terus dididukung dan dikembangkan karena mobil listrik merupakan mobil masa depan yang ramah lingkungan.
"Dalam hal ini \'green economy\' harus kita kembangkan, hemat energi harus kita lakukan, dan menghindari polusi udara," kata Nasir.
Produksi mobil listrik di Indonesia, menurut dia, tinggal satu tahap yakni berkolaborasi dengan sektor industri untuk menyiapkan kebutuhan suku cadang.
Kendati demikian, untuk menuju ke sana masih terkendala masalah baterai. Apalagi untuk total pembiayaan produksi mobil listrik, baterai memiliki porsi mencapai 30-35 persen. "Ini yang masih cukup signifikan nilainya maka bagaimana riset di bidang baterai harus kita kembangkan terus," kata dia.
Untuk memenuhi kebutuhan bahan baku baterai, menurut dia, saat ini pemerintah telah menyiapkan kawasan industri terpadu yang memproduksi baterai mobil listrik yang berlokasi di Halmahera, Maluku dan Morowali, Sulawesi Tengah yang ditargetkan mulai berproduksi pada 2021-2022.
"Kalau nanti di Morowali dan di Halmahera sudah jadi, bahan baku dari situ. Maka sudah ada baterai lokal dari Indonesia. Ini akan menghemat harga satu kendaraan mobil listrik," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kejagung memeriksa tiga saksi dalam kasus dugaan TPPU Febrie Adriansyah, terdiri atas satu pihak swasta dan dua saksi perbankan.
KY memastikan seleksi hakim agung dan hakim ad hoc MA 2026 transparan. Publik bisa memantau proses dan memberi informasi rekam jejak calon.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan. Kereta pertama berangkat 05.05 WIB, tarif tetap Rp8.000.
PSEL Piyungan ditargetkan groundbreaking Desember 2026. Proyek senilai Rp2,5 triliun-Rp3 triliun ini mulai dibangun Januari 2027.
Polisi menyiagakan puluhan personel setelah massa membakar sejumlah kantor pemerintah di Ilaga, Puncak, Papua Tengah.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 12 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000.