Prabowo Ungkap Rp49 Triliun Uang Tak Bertuan Segera Masuk Kas Negara
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.
Ilustrasi Hacker/Sputniknews
Harianjogja.com, NUSA DUA--Serangan-serangan siber mulai mengancam jantung operasional perusahaan-perusahaan besar dan vital menyusul penerapan teknologi Internet untuk segala (Internet of Things) menuju era industri 4.0.
"Perusahaan-perusahaan yang bergerak pada sektor vital seperti penyedia listrik ataupun penyedia air bersih perlu mengoordinasikan divisi teknik operasional mereka dengan teknik informatika untuk mengetahui keberadaan ancaman siber," kata Pemimpin Bisnis Teknologi Operasional Global dan Regional Fortinet, Yu Chin Beng, dalam temu media di Nusa Dua, Bali, Rabu (24/7/2019).
Chin Beng mengatakan dinamika serangan siber terhadap operasional sebuah perusahaan seringkali tidak teridentifikasi oleh pengelola divisi operasional itu karena mesin-mesin yang terkoneksi Internet belum menunjukkan gejala-gejala terserang.
"Kami bekerja sama dengan perusahaan yang menganalisa perilaku mesin akan memastikan keamanan teknik operasional perusahaan dan meminimalkan risiko akibat serangan siber itu," katanya.
Fortinet sebagai penyedia keamanan jaringan, lanjut Chin Beng, akan melakukan pencegahan dan pemulihan di sisi operasional perusahaan klien berupa pembagian segmen mesin-mesin produksi dapat berjalan lancar tanpa gangguan.
"Kadang kala, dampak dari persoalan serangan siber terhadap mesin produksi bukan hanya mengganggu bisnis sebuah perusahaan, melainkan juga terhadap konsumen yang menggunakan produk perusahaan itu seperti layanan listrik ataupun air bersih," katanya.
Selain pencegahan serangan siber dengan "firewall", Fortinet juga membekali perlindungan terhadap mesin operasional perusahaan-perusahaan dengan mengamankan jaringan Internet para pimpinan perusahaan atau orang-orang penting dalam perusahaan itu.
"Celah keamanan siber bukan hanya dari jaringan Internet yang langsung menuju perusahaan, melainkan dapat berasal dari jaringan para petinggi perusahaan itu ketika mereka ada di rumah, termasuk melalui teknik phising lewat surat elektronik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Prabowo ungkap Rp49 triliun uang tak terurus di bank akan masuk negara. Dana diduga terkait koruptor dan siap dimanfaatkan untuk rakyat.
BI menyebut pelemahan rupiah hingga tembus Rp17.500 per dolar AS dipicu konflik global dan meningkatnya permintaan dolar.
Nadiem Makarim mengaku sakit hati dituntut membayar Rp5,67 triliun dalam kasus dugaan korupsi Chromebook Kemendikbudristek.
Polisi mengungkap tarif day care ilegal di Pakem Sleman mencapai Rp50 ribu per hari. Orang tua mengaku menitipkan bayi karena sibuk bekerja.
Kejagung masih menyelidiki dugaan pengurusan perkara yang menyeret Aspidum Kejati Sumsel Atang Pujiyanto.
Afgan menyiapkan 30 lagu hit untuk konser Retrospektif di Jakarta pada Juli 2026, termasuk Terima Kasih Cinta hingga Panah Asmara.