DPRD Jateng Soroti 19 Titik Pengeboran Geotermal, ESDM Diminta Temui Warga
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Ilustrasi Hacker/Sputniknews
Harianjogja.com, NUSA DUA--Serangan-serangan siber mulai mengancam jantung operasional perusahaan-perusahaan besar dan vital menyusul penerapan teknologi Internet untuk segala (Internet of Things) menuju era industri 4.0.
"Perusahaan-perusahaan yang bergerak pada sektor vital seperti penyedia listrik ataupun penyedia air bersih perlu mengoordinasikan divisi teknik operasional mereka dengan teknik informatika untuk mengetahui keberadaan ancaman siber," kata Pemimpin Bisnis Teknologi Operasional Global dan Regional Fortinet, Yu Chin Beng, dalam temu media di Nusa Dua, Bali, Rabu (24/7/2019).
Chin Beng mengatakan dinamika serangan siber terhadap operasional sebuah perusahaan seringkali tidak teridentifikasi oleh pengelola divisi operasional itu karena mesin-mesin yang terkoneksi Internet belum menunjukkan gejala-gejala terserang.
"Kami bekerja sama dengan perusahaan yang menganalisa perilaku mesin akan memastikan keamanan teknik operasional perusahaan dan meminimalkan risiko akibat serangan siber itu," katanya.
Fortinet sebagai penyedia keamanan jaringan, lanjut Chin Beng, akan melakukan pencegahan dan pemulihan di sisi operasional perusahaan klien berupa pembagian segmen mesin-mesin produksi dapat berjalan lancar tanpa gangguan.
"Kadang kala, dampak dari persoalan serangan siber terhadap mesin produksi bukan hanya mengganggu bisnis sebuah perusahaan, melainkan juga terhadap konsumen yang menggunakan produk perusahaan itu seperti layanan listrik ataupun air bersih," katanya.
Selain pencegahan serangan siber dengan "firewall", Fortinet juga membekali perlindungan terhadap mesin operasional perusahaan-perusahaan dengan mengamankan jaringan Internet para pimpinan perusahaan atau orang-orang penting dalam perusahaan itu.
"Celah keamanan siber bukan hanya dari jaringan Internet yang langsung menuju perusahaan, melainkan dapat berasal dari jaringan para petinggi perusahaan itu ketika mereka ada di rumah, termasuk melalui teknik phising lewat surat elektronik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Kata oke ternyata punya sejarah sejak 1839. Istilah OK pertama kali tercatat di Boston Morning Post sebagai singkatan jenaka.
AI mengubah pendidikan tinggi Tiongkok. Ribuan jurusan ditutup atau ditunda, sementara kampus membuka program chip, robotika, dan AI.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang secara resmi meluncurkan perluasan gerakan “Blonjo Warung Tonggo”.
Kapan waktu terbaik membeli tiket pesawat? Simak jarak ideal pemesanan domestik dan internasional serta hari yang bisa dicoba.
Lomba Baris-Berbaris DIY 2026 di Mandala Krida menguji ketahanan pelajar. Simak peserta yang sempat drop hingga daftar juara LBB.