OPINI: Ketika Tindakan Bunuh Diri Terinspirasi Film Drama Korea
Benarkah film dan drama Korea dapat memicu bunuh diri? Simak kajian tentang Werther Effect, Papageno Effect, serta pentingnya literasi media.
Salah satu bursa mobil bekas di Jalan Magelang, Sleman ini menjadi rujukan masyarakat yang membutuhkan kendaraan dengan harga terjangkau, Selasa (19/6/2018)./Harian Jogja-Holy Kartika N.S
Harianjogja.com, JAKARTA—Di awal 2020 ini, laju pasar mobil bekas diperkirakan lesu karenaondisi pasar yang belum stabil jadi penyebab.
Manager Senior Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Herjanto Kosasih, mengatakan sampai saat ini belum berani memasang target penjualan 2020. Malaise industri otomotif nasional pada tahun lalu diperkirakan berlanjut pada tahun ini.
Menurutnya, kelesuan tersebut berpangaruh secara simultan terhadap penjualan mobil bekas. Masyarakat memilih tidak menjual mobil bekas karena tidak ingin membeli mobil baru. "Akibatnya stok [mobil bekas] tidak ada. Sebab yang terjadi mobil baru juga tidak laku, akhirnya mobil-mobil yang lama itu bertahan," ujar Herjanto saat dihubungi Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), Senin (3/2).
Hal ini membuat penjualan mobil bekas di Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua menurun cukup signifikan. Dari penjualan pada tahun lalu 38.000 unit, saat ini hanya mencapai kisaran 34.000 unit.
Sementara itu, pada Januari 2020, realisasi penjualan mencapai 2.100-an unit, menurun sekitar 8,69 persen dibandingan penjualan pada Januari 2019 yang mencapai 2.300 unit.
Kondisi itu pun membuat Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua kehilangan strategi untuk memulihkan kondisi pasar mobil bekas. Menurutnya, apabila kondisi ini berlangsung hingga Februari sampai Maret, hal itu akan menjadi malaise bagi pasar mobil seken. "Kami lagi mati gaya. Sebab, kami tidak mungkin suruh orang jual mobil. Di situ permasalahannya," ucapnya.
LMPV Merajai
Mobil kelas LMPV (low multi purpose vehicle) masih merajai pasar mobil bekas. CEO Garasi.id Ardyanto Alam menyatakan pada Januari 2020 kelas LMPV masih menduduki tiga besar pilihan terpopuler konsumen di e-commerce Garasi.id. “Low MPV masih jadi pilihan populer netizen yang pada berkunjung ke garasi.id,” kata Ardyanto kepada JIBI.
Dia menyebutkan mobil bekas pabrikan Toyota dengan merk Avanza dan Xenia masih menjadi yang paling populer di kalangan konsumen Garasi.id pada Januari 2020. Kemudian diikuti oleh Daihatsu Xenia di bawahnya. Mobil kelas LMPV, lanjut Ardyanto memang populer sejak tahun lalu. Selain LMPV mobil tipe sedan buntung alias hatchback juga kerap dicari oleh konsumen sepanjang 2019. “Low MPV masih merajai, disambung dengan hatchback,” ujarnya.
Selain itu, dia mengatakan sepanjang Januari hingga Desember 2019 penjualan mobil bekas di situs Garasi.id mengalami peningkatan yang cukup signifikan. “Untuk mobil pilihan bisa 20 persen-50 persen per bulannya sejak akhir 2018. Kami sepanjang 2019 memang memajukan mobil pilihan dengan berbagai promo yang menarik,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis Indonesia
Benarkah film dan drama Korea dapat memicu bunuh diri? Simak kajian tentang Werther Effect, Papageno Effect, serta pentingnya literasi media.
Kopi Sapuangin Klaten kembali menggeliat. Permintaan mencapai 10 ton, tetapi petani baru mampu memenuhi kurang dari 10 persen.
Ekonomi Indonesia tumbuh 5,29% pada triwulan II 2026. Pemerintah menyebut pertumbuhan makin berkualitas karena kemiskinan dan pengangguran turun.
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
Sekolah Rakyat dinilai tetap dibutuhkan meski jumlah anak menyusut. Pemerintah perlu menyesuaikan kebijakan pendidikan dengan perubahan demografi.
KPK menahan 4 tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan iklan Bank BJB 2021-2023. Yuddy Renaldi belum ditahan karena sakit.