AS dan Jepang Intervensi Pasar, Selamatkan Yen dari Level Terendah
AS dan Jepang berkolaborasi mengintervensi pasar valuta asing untuk menghentikan pelemahan yen yang sempat menyentuh level terendah dalam 40 tahun.
Elon Musk/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA – Elon Musk mengatakan kemungkinan besar mengalami gejala Covid-19 sedang, meskipun ia masih meragukan akurasi hasil tes terhadap dirinya.
Namun, dia tidak menyebutkan hasil apa pun dari tes PCR, yang biasanya dilakukan di laboratorium dan lebih akurat daripada rapid test.
CEO Tesla Inc. dan Space Exploration Technologies Corp ini mengatakan di akun Twitter @elonmusk, bahwa ia mengalami gejala flu ringan.
Dilansir Bloomberg, Elon Musk mengaku telah menjalani empat kali rapid test antigen pada Jumat (13/11/2020) menggunakan tes milik Becton, Dkickinson and Co’s. Uniknya, dari empat kali tes, 2 di antaranya menunjukkan hasil positif dan 2 lainnya negatif.
“Saya mendapatkan hasil yang sangat berbeda dari laboratorium yang berbeda, tetapi kemungkinan besar saya mengalami gejala Covid-19 sedang. Gejala saya adalah flu ringan, tidak mengherankan karena coronavirus adalah sejenis flu,” ungkap Elon Musk di Twitter.
Musk terus mengungkapkan keraguan terhadap Covid-19. Ia pernah mempertanyakan tingkat penyebaran virus tersebut dan mengklaim tingkat kematian terlalu dibesar-besarkan.
Am getting wildly different results from different labs, but most likely I have a moderate case of covid. My symptoms are that of a minor cold, which is no surprise, since a coronavirus is a type of cold.
— Elon Musk (@elonmusk) November 14, 2020
Dalam cuitan pada Sabtu, dia mengatakan virus corona adalah jenis flu dan menganggap remeh risikonya. Di AS, Covid-19 telah menginfeksi lebih dari 10,8 juta orang setelah mencatat rekor 190.059 kasus pada Jumat. Sedangkan jumlah korban meninggal mencapai lebih dari 245.000 orang.
Pada bulan Maret, Musk memperkirakan AS akan mencatat nyaris nol kasus baru di AS pada bulan April dan mengungkapkan kekesalannya dengan perintah penutupan yang menghentikan sementara produksi di pabrik mobil Tesla di Fremont, California.
Tes cepat telah menjadi lebih banyak digunakan dalam perang melawan Covid-19, tetapi tes ini juga diketahui kurang akurat daripada tes reaksi rantai polimerase standar emas, atau PCR yang lebih umum.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bloomberg
AS dan Jepang berkolaborasi mengintervensi pasar valuta asing untuk menghentikan pelemahan yen yang sempat menyentuh level terendah dalam 40 tahun.
Persijap Jepara tertinggal 0-1 dari Borneo FC pada babak pertama. Rodrigo Varanda mencetak gol cepat saat laga baru berjalan tiga menit.
Jepang mengalahkan Korea Selatan 3-0 di semifinal AVC 2026. Jepang ke final dan selangkah lagi meraih tiket Olimpiade 2028.
Nissan Pixo kembali sebagai mobil listrik. Berbasis Renault Twingo, mobil mungil ini akan debut 23 September 2026.
PSS Sleman kalah 1-3 dari Madura United di kandang. Pieter Huistra kecewa dan menyoroti pertahanan Super Elja yang mudah kebobolan.
Lady Gaga dilaporkan menjadi ibu di usia 40 tahun bersama Michael Polansky. Nama dan jenis kelamin bayi mereka masih dirahasiakan.