Ditanya Kasus Fahd dan Nusron, Bahlil Pilih Finger Heart
Bahlil Lahadalia enggan menjawab soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid dalam kasus suap HGB. Ia memilih memberi gestur finger heart.
Ilustrasi layanan streaming video./Bloomberg-Daniel Acker
Harianjogja.com, JAKARTA – Banjir jumlah penonton platform video streaming sesuai permintaan (SVoD) mulai surut seiring dengan aktivitas masyarakat yang mulai beradaptasi dengan konsep bekerja dan belajar hybrid yakni (di rumah dan di kantor).
Ketua Umum Asosiasi Startup Teknologi Indonesia (Atsindo) Handito Joewono mengatakan keadaan pelanggan saat ini sudah mengalami saturasi sesuai dengan pertumbuhan jaringan optik dan merenggangnya kebijakan bekerja dari rumah.
Ian menyebutkan setiap pemain sebaiknya melakukan kerja sama lebih intens tidak hanya dengan operator telekomunikasi, tetapi juga dengan operator optik agar penjualannya menjadi bagian paket langganan.
BACA JUGA : Prawirotaman Jadi Pasar Digital Pertama di DIY
“Sebaiknya ada kerja sama [pemain SVoD] dengan operator optik, agar penjualannya menjadi bagian paket langganan. Performa mereka untuk meraup jumlah pengguna baru bisa meningkat 10—20 persen seharusnya,” katanya.
Dikutip melalui Bloomberg, penyedia layanan streaming film over the top (OTT) Disney+ melaporkan kenaikan jumlah pelanggan pada kuartal I/2021 hanya menjadi 103,6 juta pengguna. Angka ini jauh di bawah perkiraan yang sebesar 109 juta pelanggan.
Pertumbuhan ini tidak jauh berbeda dengan penyedia OTT lainnya, Netflix, yang hanya menambah sebanyak 4 juta pelanggan pada kuartal I/2021.
Ian menilai melambatnya pertumbuhan pelanggan kedua OTT ini disebabkan karena telah terjadi lonjakan pengguna di awal pandemi. Bahkan, pada 6 bulan pertama pandemi, orang yang berlangganan Disney+ dan Netflix jauh lebih besar daripada perkiraan perusahaan.
Chief Executive Officer Disney Bob Chapek mengatakan hingga saat ini masih belum ada yang dinilai mengkhawatirkan. Dia mencatat pertumbuhan pelanggan secara global saat ini masih melebihi ekspektasi perusahaan.
BACA JUGA : Omah Kreasi Center Bangun Pusat Studi Teknologi
Bahkan, pada Juni ini Disney+ akan ekspansi ke Malaysia dan Thailand dan menargetkan pertumbuhan pelanggan hingga 230—260 juta pelanggan pada 2024, sedangkan Netflix 208 juta pelanggan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Bahlil Lahadalia enggan menjawab soal Fahd A Rafiq dan Nusron Wahid dalam kasus suap HGB. Ia memilih memberi gestur finger heart.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.
Sebanyak 40 KDMP di Sleman sudah beroperasi hingga September 2026, sedangkan 46 lainnya masih berproses menjalankan unit usaha.
Bansos beras 30 kg kembali disalurkan Oktober-Desember 2026 untuk 33,24 juta penerima. Cek status penerima menggunakan NIK.
Ombudsman RI mengungkap dugaan pungli Rp150.000 per minggu di Lapas Cibinong. Lima pejabat struktural lapas kemudian dinonaktifkan.