ATSI Minta Pemerintah Batasi Izin Starlink
Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Indonesia (ATSI) mendesak pemerintah untuk melakukan pembatasan terhadap layanan satelit orbit rendah Starlink. Pembatasan
Ilustrasi cuci mobil. /pamor1.com
Harianjogja.com, JAKARTA — Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa–Bali berlaku 3–20 Juli 2021.
Kebijakan tersebut mengatur bahwa kegiatan perkantoran di sektor nonesensial diwajibkan untuk bekerja dari rumah atau work from home (WFH) 100 persen. Aturan ini merupakan bentuk antisipasi untuk menekan laju penyebaran Covid-19 di Indonesia.
Selama di rumah, masyarakat dapat melakukan berbagai kegiatan untuk menambah aktivitas sehari-hari, salah satunya dengan mencuci mobil.
Dikutip dari laman resmi Daihatsu, Senin (5/7/2021), terdapat sejumlah tips mencuci mobil secara baik dan benar. Selain untuk membersihkan kotoran, mencuci mobil bisa dimanfaatkan untuk menginspeksi apakah cat mengalami masalah yang perlu diperbaiki.
Selain itu, masih banyak pemilik mobil yang menganggap remeh pemilihan sabun atau shampo cuci mobil. Sebagian juga tidak menggunakan air dengan tekanan yang benar, dan tidak memerhatikan waktu ketika sedang mencuci mobil.
Berikut ini merupakan beberapa tips cara cuci mobil yang baik dan benar agar cat mobil lebih awet serta tidak cepat terlihat kusam:
1. Pakai shampo khusus
Kesalahan paling umum yang dilakukan ketika mencuci mobil sendiri adalah menggunakan shampo sembarangan. Tak sedikit, pemilik mobil atau motor menggunakan sabun cuci piring atau deterjen. Ini tidak baik karena bisa membuat cat mobil menjadi kusam dan tergores.
Bagi Anda yang ingin mencuci mobil sendiri di rumah, usahakan tetap menggunakan shampo khusus cuci mobil yang banyak tersedia di pasaran. Gunakan shampo dengan kadar PH atau tingkat keasaman rendah supaya cat mobil tidak mudah kusam karena efek asam.
2. Jangan mencuci di bawah terik matahari
Mencuci di bawah sinar matahari langsung akan membuat air yang memercik ke bodi cepat kering. Akibatnya bakal muncul noda-noda bintik air yang biasa disebut jamur.
Perlu diketahui, jamur merupakan musuh utama yang harus dihilangkan dari permukaan bodi mobil, karena akan membuat warna cat terlihat kusam.
3. Usap dari atas ke bawah
Tips berikutnya ketika mencuci mobil yakni dengan memperhatikan gerakan. Tidak banyak yang sadar hal ini, padahal jika dilakukan akan memberi perbedaan yang signifikan.
Cara cuci mobil yang benar sebaiknya dilakukan dengan gerakan konstan dari atas ke bawah. Jangan menggunakan gerakan memutar atau justru sebaliknya, karena hal tersebut justru akan menyebabkan kotoran semakin menyebar ke permukaan bodi mobil.
4. Bilas bodi mobil dengan air mengalir
Setelah membersihkan bodi mobil dari debu dan kotoran, sebaiknya Anda membilasnya dengan menggunakan air bersih mengalir. Lakukan pembilasan mulai dari bagian atas kemudian baru lanjut ke bagian kaca hingga velg atau ban.
Pembilasan dengan air bersih yang mengalir sangat penting dilakukan karena dapat meminimalisir timbulnya kotoran baru yang perlu dibersihkan. Setelah itu, lap dengan kain berbulu dan pastikan juga bagian kaca jendela tidak diturunkan selama proses pengeringan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Indonesia (ATSI) mendesak pemerintah untuk melakukan pembatasan terhadap layanan satelit orbit rendah Starlink. Pembatasan
76 Indonesian Downhill 2026 di Bantul hadir dengan track ekstrem. Seeding run panas, final diprediksi makin sengit!
Presiden Kelima RI yang juga Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP), Prof. Dr. Megawati Soekarnoputri, menghadiri resepsi pernikahan Ignatius Windu Hastomo (Igo)
DPD DIY dorong percepatan pengesahan RUU Masyarakat Adat demi kepastian hukum dan perlindungan hak masyarakat adat.
Penelitian terbaru ungkap pola tulisan tangan bisa jadi indikator awal penurunan fungsi kognitif pada lansia.
Rupiah melemah ke Rp17.800, DPR tegaskan kondisi bukan krisis 1998. Sektor perbankan dinilai masih stabil.