Jelang Musim Hujan, DPRD Soroti Potensi Genangan di Jalanan Kota Jogja
Jelang musim hujan, DPRD Jogja meminta Pemkot mengantisipasi genangan, mengevaluasi drainase tua, dan mencegah penumpukan sampah di depo.
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Virus Corona dipercaya dapat bertahan di permukaan kaca, logam, juga plastik dalam beberapa hari. Maka dari itu, ada kemungkinan virus corona berada di ponsel.
Guna mengamankan ponselmu dari virus corona, ada caranya. Anda harus menjaga kebersihan ponsel, apalagi kini virus corona omicron juga makin merebak.
Cara mengamankan ponsel dari virus corona antara lain, jangan pernah mengeluarkan ponsel Anda di tempat umum, lebih baik taruh di dalam tas. Selain itu bersihkan ponsel terlebih dahulu sebelum menyentuhnya. Atau ketika Anda selesai memegang ponsel, cobalah untuk sering mencuci tangan ketika akan menyentuh muka atau makan.
Dilansir dari laman syracuse, virus yang menempel pada benda seperti ponsel bisa dimatikan dengan cairan disinfeksi. Meskipun demikian, saat membersihkannya juga harus hati-hati. Berikut tips untuk membersihkannya dengan baik dan benar:
1. Pertama-tama copot pelindung ponsel atau casing.
2. Bersihkan dengan lembut menggunakan kain untuk mengurangi bekas minyak dan sidik jari. Hindari menggunakan tisu dan kertas yang kasar, karena dapat meninggalkan goresan.
3. Kemudian, ambil kain baru dan semprotkan disinfeksi. Jangan lansung menyemprotkan ke ponsel, hindari juga lubang agar cairan tidak langsung masuk ke mesin ponsel.
4. Kemudian bersihkan dengan lembut ponsel Anda dan keringkan.
5. Anda juga perlu untuk membersihkan case pelindung dengan mencucinya secara bersih atau menyemprotkan cairan disinfektan. Anda juga bisa menjemur case di bawah sinar matahari agar kuman mati.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jelang musim hujan, DPRD Jogja meminta Pemkot mengantisipasi genangan, mengevaluasi drainase tua, dan mencegah penumpukan sampah di depo.
Kemarau berdampak pada budidaya ikan di Sleman, terutama kolam tanah. Pembudidaya diminta mengatur panen dan menunda penebaran benih.
KKP merencanakan pembangunan tujuh Kampung Nelayan Merah Putih di DIY untuk meningkatkan kesejahteraan nelayan dan memperkuat usaha perikanan.
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menjelaskan penundaan wajib sertifikasi halal hingga 2028 untuk mempertimbangkan kesiapan dan beban biaya UMKM.
GIFTS 2026 UGM menghasilkan 51 dokumen kerja sama dan mempertemukan 79 startup terkurasi dengan 30 calon investor.
Bupati Gunungkidul meminta destinasi wisata yang sepi dievaluasi, mulai dari Embung Sriten hingga pantai dan gua, sesuai potensi kawasan.