Penimbun Pertalite di Temanggung Ditangkap, Ini Modusnya
Polres Temanggung tangkap penimbun Pertalite berinisial SS di Parakan. Pelaku modifikasi tangki Hyundai Atos dan gunakan banyak barcode palsu.
Logo Xiaomi /Wikipedia
Harianjogja.com, BEIJING - Perusahaan raksasa teknologi, Xiaomi telah menyatakan konfirmasi rencana perusahaan untuk memulai produksi massal bagi mobil pertama mereka.
Lewat unggahan di media sosial, pendiri dan CEO Xiaomi Lei Jun telah mengkonfirmasi beberapa detail yang akan dilakukan perusahaan.
Dijelaskan produksi massal mobil Xiaomi diproyeksikan akan dimulai paruh pertama 2024.
Lei Jun juga mengatakan perkembangan pembuatan mobil listrik Xiaomi mencapai kemajuan sangat baik. Bahkan semuanya berkembang lebih cepat dari yang diharapkan.
Namun dirinya juga melihat ada beberapa kekhawatiran bila Xiaomi akan mengalihkan fokus produksi dari smartphone ke mobil.
Kekhawatiran ini timbul mengingat adanya investasi besar-besaran dari perusahaan untuk terjun ke industri otomotif.
"Perangkat seluler akan terus menjadi prioritas nomor satu Xiaomi bahkan setelah mobil tersedia untuk pelanggan pertama," kata Lei Jun, dikutip dari Autoevolution.
Hingga sekarang, belum diketahui apakah Xiaomi berencana untuk bergabung dengan pembuat mobil lain untuk produksi kendaraan.
Namun hal ini sangat memungkinkan, sebab kabarnya proyek tadi juga didukung oleh salah satu pembuat mobil yang berbasis di China.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Temanggung tangkap penimbun Pertalite berinisial SS di Parakan. Pelaku modifikasi tangki Hyundai Atos dan gunakan banyak barcode palsu.
Samsung kembangkan ponsel layar gulung dengan kamera bergerak adaptif yang mengikuti perubahan ukuran layar.
Ketua LPS Anggito Abimanyu soroti paradoks literasi keuangan di era digital dalam JFF 2026 Jogja.
Satpol PP Gunungkidul dan Bea Cukai sita 152 ribu batang rokok ilegal dalam razia beruntun di sejumlah kapanewon.
BPOM temukan 22 obat herbal mengandung bahan kimia obat berbahaya, mayoritas produk stamina pria ilegal dan berisiko kesehatan serius.
Persib Bandung hanya butuh satu poin lawan Persijap untuk kunci gelar BRI Super League 2026 di tengah tekanan Borneo FC.