BMKG Akhiri Peringatan Tsunami Usai Gempa M7,7 NTT
BMKG mengakhiri peringatan dini tsunami setelah gempa M7,7 mengguncang NTT. Tsunami terdeteksi di Sikka, Labuan Bajo, dan Dompu.
Logo Samsung/Ist-Samsung
Harianjogja.com, JAKARTA -- Samsung akan meluncurkan ponsel flagship "The Silent Sea" Galaxy S22 tahun ini dan akan terdiri dari beberapa model.
Informasi yang diperoleh dari laman The Verge, dikutip Sabtu (01/01/2022) akan ada versi Ultra untuk Galaxy S22 nanti.
Bocoran gambar yang beredar di kalangan pengulas gawai menunjukkan desain Galaxy S22 Ultra mirip dengan Galaxy Note, seri yang absen tahun lalu.
Galaxy S22 Ultra akan memiliki layar sangat besar dan mendukung stylus S Pen. Samsung juga memberikan slot khusus di ponsel untuk menyimpan S Pen.
Bagian atas dan bawah ponsel juga akan berbentuk datar, seperti seri Galaxy Note.
Secara keseluruhan, Galaxy S22 Ultra mirip dengan tampilan Galaxy Note 10 Plus dan Galaxy Note 20 Ultra.
Sementara untuk susunan kamera belakang, Samsung memberikan susunan empat kamera secara vertikal mirip Galaxy S21 Ultra.
Rumor yang beredar, Galaxy S22 Ultra akan memiliki kamera utama sebesar 108MP di belakang.
Kamera belakang juga terdiri dari lensa ultra-wide 12MP dan dua lensa berukuran 10MP, salah satunya untuk telefoto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG mengakhiri peringatan dini tsunami setelah gempa M7,7 mengguncang NTT. Tsunami terdeteksi di Sikka, Labuan Bajo, dan Dompu.
Terlalu sering scroll media sosial dapat mengganggu konsentrasi, tidur, produktivitas, hingga kesehatan mental. Simak 13 dampaknya.
Peluang Gianni Infantino lengser dari kursi Presiden FIFA turun menjadi 21% setelah mendapat dukungan dari Donald Trump dan sejumlah federasi sepak bola.
Pemkab Manggarai Barat memastikan Labuan Bajo tetap aman dikunjungi pascagempa M 7,7 di NTT. Sebanyak 986 wisatawan berhasil dievakuasi dengan selamat.
Seruan boikot Spider-Man: Brand New Day muncul di sejumlah negara Arab akibat sikap politik produser Avi Arad yang dinilai mendukung Israel.
Andrea Dovizioso menilai Marc Marquez belum tampil segarang musim-musim sebelumnya karena masih beradaptasi usai cedera di MotoGP 2026.