Data Pemerintah Terhubung, Meutya Hafid: Perlinsos Harus Tepat Sasaran
Meutya Hafid menyebut data pemerintah yang terhubung penting untuk memastikan perlindungan sosial tepat sasaran dan tidak ada warga yang terlewat.
Ilustrasi Apple iOS 11.3/JIBI-Ist-Apple.com
Harianjogja.com, JAKARTA - Apple sedang menguji beberapa purwarupa iPhone lipat yang memiliki layar yang bisa dilipat (foldable). Namun ponsel itu tidak akan diluncurkan dalam waktu dekat.
Hal ini diketahui dari tipster Apple, DylanDKT. Menurutnya, Apple sudah mengerjakan dan menguji beberapa prototipe iPhone Fold, sebutan untuk iPhone layar lipat.
Akan tetapi, ia menilai kalau Apple masih memiliki kekhawatiran terkait teknologi ponsel layar lipat yang saat ini digulirkan di pasaran.
Ia juga mengatakan kalau Apple masih khawatir apakah ponsel layar lipat bisa mendapatkan minat di pasar atau bakal segera jatuh.
"Oleh karena itu, Apple masih mengamati pasar dengan cermat dan memperbaiki kesalahan dari pesaing mereka," kata DylanDKT, dikutip dari Apple Insider, Senin (10/1/2022).
Apple juga ingin memastikan bahwa desain iPhone layar lipat bukanlah kemunduran dari faktor bentuk iPhone yang ada saat ini. Dengan kata lain, tambahnya, Apple mau memastikan ponsel itu bisa dipakai dalam jangka panjang.
Rumor soal iPhone layar lipat bukan pertama kali beredar baru-baru ini. Analis Apple lain, Ming-Chi Kuo, mengatakan kalau iPhone Fold bakal dirilis pada 2023 atau 2024.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Meutya Hafid menyebut data pemerintah yang terhubung penting untuk memastikan perlindungan sosial tepat sasaran dan tidak ada warga yang terlewat.
Jetty Muara Sungai Bogowonto di Kulonprogo rusak akibat gelombang tinggi. BBWSSO menyebut kerusakan sekitar 2 persen dan fungsi masih aman.
Ferran Torres dikabarkan pindah dari Barcelona ke PSG dengan nilai transfer 48,5 juta euro. Simak profil dan perjalanan kariernya.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 14 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif Commuter Line tetap Rp8.000.
DPRD Kota Jogja meminta penyaluran bansos beras tak hanya terpaku DTSEN agar warga yang baru jatuh miskin tidak terlewat.
Sekjen Gerindra Sugiono mengumpulkan sekjen parpol KIM di Jakarta untuk memperkuat komunikasi politik dan refleksi pemerintahan Prabowo.