MK Hapus Ancaman Pidana, Masyarakat Kini Bebas Gunakan Lambang Garuda
MK cabut larangan penggunaan lambang Garuda Pancasila di luar ketentuan UU. Masyarakat kini bebas memakai Garuda di kaus, topi, hingga atribut lainnya tanpa san
ilustrasi/freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Plat kopling transmisi matic biasa menjadi persoalan serius, jika tidak diperhatikan oleh pemilik mobil. Sebab, cara mengemudi yang tidak benar, menjadi penyebab plat kopling transmisi matic cepat aus dan habis. Alhasil, Anda harus mengganti plat kopling mobil matic.
Untuk mendeteksi plat kopling transmisi matic Anda habis sejatinya cukup mudah. Sebab, ketika menjalankan mesin, atau perpindahan gigi pada mobil matic, gejala tersebut terlihat jelas.
Namun, untuk lebih jelasnya, berikut tanda plat kopling sudah habis yang dirangkum dari sejumlah sumber.
Plat sangat berpengaruh pada kinerja gigi. Jika sudah aus atau tidak berfungsi lagi, maka komponen ini juga tidak dapat beroperasi secara maksimal. Biasanya tarikan perpindahan gigi terasa lebih berat.
Suara “krek” saat menarik tuas gigi juga merupakan tanda yang sering muncul. Pada kondisi fatal, bagian ini dapat terkunci sehingga tidak dapat dipindahkan. Hal ini tentu sangat berbahaya, apalagi jika terjadi saat mobil sedang melaju.
Plat atau kampas berkaitan erat dengan kinerja mesin. Ketika mulai menghidupkan dengan cara menstarter terasa lebih ringan dari biasanya atau bahkan los, perlu waspada. Akibat lainnya, karena ngelos mesin tidak dapat menyala.
Tanda berikutnya sangat mudah sekali terdeteksi. Ketika mengendarai mobil kemudian tercium bau hangus, segera menepi dan periksa bagian kampas atau plat. Aroma tersebut dapat terjadi karena plat sudah habis.
Kampas atau plat yang habis menyebabkan mesin berputar lebih cepat karena tidak ada penahannya. Kondisi licin menjadikan putaran melebihi biasanya. Terlebih jika terjadi pada saat laju mobil dalam keadaan biasa.
Ketika kampas atau plat habis, maka pengemudi menginjak gas lebih dalam. Tindakan ini membutuhkan bahan bakar yang semakin banyak. Jika dengan jarak tempuh biasa menghabiskan BBM lebih banyak, segera cek plat kopling.
Serbuk dari plat kopling yang tergesek akan membuat residu dan bercampur dengan oli. Akibatnya warna oli menjadi lebih hitam atau pekat. Segera ganti dan lakukan perawatan sebelum kerusakan merembet ke bagian lain.
Ketika plat kopling transmisi matic habis, mobil akan mengalami penurunan akselerasi. Jika sebelumnya untuk mencapai kecepatan 100 km/jam cukup 10 menit, bisa jadi naik sampai 15 menit, bahkan lebih.
Plat kopling sangat berpengaruh pada tenaga yang dihasilkan oleh mesin. Jika biasanya untuk melewati tanjakan pada posisi gigi 2 cukup mudah, kemudian tidak kuat. Bisa jadi masalah ada di plat kopling yang mulai menipis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MK cabut larangan penggunaan lambang Garuda Pancasila di luar ketentuan UU. Masyarakat kini bebas memakai Garuda di kaus, topi, hingga atribut lainnya tanpa san
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggaungkan semangat literasi melalui bedah buku Homepower
Pendapatan transfer Kulonprogo turun Rp114,66 miliar pada APBD Perubahan 2026. DPRD meminta Pemkab mengubah strategi fiskal.
Sejumlah investor menggugat Selena Gomez terkait startup kesehatan mental Wondermind. Mereka menuding ada penyesatan informasi bisnis dan menuntut pengembalian
Penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada orang yang mengonsumsinya, tetapi juga dapat menyeret keluarga hingga lingkungan sekitar.
Polresta Cilacap mengungkap dugaan pencabulan dan persetubuhan terhadap anak dengan 24 korban selama 11 tahun. Polisi membuka posko pengaduan.