McLaren Tegaskan Tak Takut Kehilangan Piastri dan Norris
McLaren tanggapi rumor Piastri dan Norris di F1 2026, Zak Brown sebut semua tim ingin keduanya di tengah isu Red Bull.
ilustrasi/freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Plat kopling transmisi matic biasa menjadi persoalan serius, jika tidak diperhatikan oleh pemilik mobil. Sebab, cara mengemudi yang tidak benar, menjadi penyebab plat kopling transmisi matic cepat aus dan habis. Alhasil, Anda harus mengganti plat kopling mobil matic.
Untuk mendeteksi plat kopling transmisi matic Anda habis sejatinya cukup mudah. Sebab, ketika menjalankan mesin, atau perpindahan gigi pada mobil matic, gejala tersebut terlihat jelas.
Namun, untuk lebih jelasnya, berikut tanda plat kopling sudah habis yang dirangkum dari sejumlah sumber.
Plat sangat berpengaruh pada kinerja gigi. Jika sudah aus atau tidak berfungsi lagi, maka komponen ini juga tidak dapat beroperasi secara maksimal. Biasanya tarikan perpindahan gigi terasa lebih berat.
Suara “krek” saat menarik tuas gigi juga merupakan tanda yang sering muncul. Pada kondisi fatal, bagian ini dapat terkunci sehingga tidak dapat dipindahkan. Hal ini tentu sangat berbahaya, apalagi jika terjadi saat mobil sedang melaju.
Plat atau kampas berkaitan erat dengan kinerja mesin. Ketika mulai menghidupkan dengan cara menstarter terasa lebih ringan dari biasanya atau bahkan los, perlu waspada. Akibat lainnya, karena ngelos mesin tidak dapat menyala.
Tanda berikutnya sangat mudah sekali terdeteksi. Ketika mengendarai mobil kemudian tercium bau hangus, segera menepi dan periksa bagian kampas atau plat. Aroma tersebut dapat terjadi karena plat sudah habis.
Kampas atau plat yang habis menyebabkan mesin berputar lebih cepat karena tidak ada penahannya. Kondisi licin menjadikan putaran melebihi biasanya. Terlebih jika terjadi pada saat laju mobil dalam keadaan biasa.
Ketika kampas atau plat habis, maka pengemudi menginjak gas lebih dalam. Tindakan ini membutuhkan bahan bakar yang semakin banyak. Jika dengan jarak tempuh biasa menghabiskan BBM lebih banyak, segera cek plat kopling.
Serbuk dari plat kopling yang tergesek akan membuat residu dan bercampur dengan oli. Akibatnya warna oli menjadi lebih hitam atau pekat. Segera ganti dan lakukan perawatan sebelum kerusakan merembet ke bagian lain.
Ketika plat kopling transmisi matic habis, mobil akan mengalami penurunan akselerasi. Jika sebelumnya untuk mencapai kecepatan 100 km/jam cukup 10 menit, bisa jadi naik sampai 15 menit, bahkan lebih.
Plat kopling sangat berpengaruh pada tenaga yang dihasilkan oleh mesin. Jika biasanya untuk melewati tanjakan pada posisi gigi 2 cukup mudah, kemudian tidak kuat. Bisa jadi masalah ada di plat kopling yang mulai menipis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
McLaren tanggapi rumor Piastri dan Norris di F1 2026, Zak Brown sebut semua tim ingin keduanya di tengah isu Red Bull.
Iran mendesak AS mencabut sanksi dan membebaskan aset yang dibekukan di tengah ketegangan kawasan serta konflik Selat Hormuz.
Sebanyak 3.393 PPPK paruh waktu di Bantul resah kontrak berakhir September 2026 di tengah pembatasan belanja pegawai daerah.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi tak henti-hentinya mempromosikan potensi investasi di wilayahnya kepada para investor baik dalam negeri maupun luar negeri.
Kelurahan Keparakan menggelar pelatihan menulis aksara Jawa untuk melestarikan budaya dan menarik minat generasi muda di Jogja.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.