QRIS Tap Belum Bisa Digunakan untuk iPhone, Ini Penjelasannya
Pembayaran menggunakan QRIS Tap ini berlaku sejak 30 Oktober 2025 bagi pengguna Android yang memiliki fitur NFC (Near Field Communication)
Gundam/Fotopedia
Harianjogja.com, SOLO - Curhatan seorang pria di Facebook soal mainan robot-robotan yang diambil saudaranya, viral di media sosial.
Dalam postingannya, pria bernama Satria Sri Sultan II mengaku bahwa ia mengoleksi action figure gundam.
Saat tak dirumah, keponakannya pun mengambil mainan tersebut.
"Gundam seharga 1 Hp redmi Mid-range diambil keponakan tante saya. Dibilang mainan harga Rp50 ribu. lawak banget nih. Nyicil barang buat studio saya nanti.. dari Gundam + Figure anime + Figure Godzilla sampai hal yang dulu saya ngak punya," tulisnya di Facebook pada Sabtu (29/1/2022).
Padahal nantinya, action figurenya tersebut akan diletakkan di dalam lemari kaca.
BACA JUGA:Tol Jogja Bawen Potong Banyak Jalan Desa, Warga Akan Lewat Terowongan
Karena diremehkan saudaranya soal mainan plastik murahan, Satria pun mengaku bahwa gundam miliknya mencapai jutaan.
"Sekarang 2 robot kesayangan saya hilang.. Gundam Barbatos harga 750 K sama Gundam bekas tipe war GP - 03 harga 1,800.. Udah lah ngak bilang-bilang.. dikatain harga murah," lanjut curhatannya.
Unggahan Satria itu pun akhirnya viral di berbagai media sosial dan ditanggapi oleh ribuan warganet.
Bagi sebagian warganet yang juga seorang kolektor, gundam adalah mainan yang tak bisa diremehkan.
Pasalnya beberapa gundam ada yang harus dirakit sendiri sebelum bisa dipajang. Harga mainan robot-robotan ini pun bisa mencapai jutaan rupiah.
"Yang paling popular tentunya jenis Gunpla atau Gundam Plastic Model, dimana kalau beli masih dalam bentuk cetakan. Jadi perlu dirakit untuk jadi bentuk Gundam utuh. Untuk Gunpla sendiri dibagi berbagai grade dengan beberapa skala. Contohnya ada High Grade dan Real Grade dengan skala 1/144, Master Grade dengan skala 1/100, Perfect Grade dengan skala 1/60. Ada juga yang nonscale yaitu Super Deform atau SD yang punya proporsi cebol dengan kepala besar sehingga terlihat lucu," kata seorang kolektor gundam asal Solo, AC Ibnu Kholdun.
Ia mengatakan, harga Gunpla bervariasi disesuaikan dengan jenis yang ditawarkan.
"Untuk harga tentunya berbeda beda, lini Super Deform biasanya yang paling murah mulai 100 ribuan, lini Perfect Grade umumnya menjadi yang paling mahal di kisaran 2 juta ke atas," lanjutnya.
Selain Gunpla, lanjut Ibnu, ada mainan yang berjenis action figure. Jenis ini biasanya memiliki harga yang lebih mahal.
Kepada Bisnis, Ibnu mengaku telah mengoleksi lebih dari 30 jenis gundam. Meskipun untuk mainan ini, ia tak mau membeli di rentang harga yang tinggi.
"Kalau saya paling mahal hanya 500 ribuan, waktu itu beli yang jenis Master Grade Buster Gundam. Karena saya pribadi membatasi kalau beli mainan maksimal harga segitu, jadi tidak punya yang mahal-mahal,"
Dari pantauan JIBI, harga gundam di beberapa e-commerse miliki harga yang bervariasi. Sebagai contoh, Gundam HGUC Sinanju Narrative Version miliki harga Rp450 ribu. Ada juga RG 1/144 Perfect Strike Gundam Bandai yang dibanderol harga Rp 1 jutaan.
Gundam jenis Full-Color Plated Version atau PG 1/60 RX-78-2 diberi harga Rp10 juta.
Dalam sejarah action figure, Gundam jenis Gol Version atau PG 1/60 RX-78-2 pernah ditawarkan di harga Rp120 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Pembayaran menggunakan QRIS Tap ini berlaku sejak 30 Oktober 2025 bagi pengguna Android yang memiliki fitur NFC (Near Field Communication)
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
Perbankan DIY tetap stabil Maret 2026. Aset dan DPK tumbuh, tapi kredit justru turun 1,48%.