Studi Global Ungkap Lonjakan Gangguan Mental pada Remaja
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA - Menata barang di mobil terlihat sepele. Tapi, sebenarnya penataan barang yang dibawa secara tepat akan menambah kenyamanan dan keselamatan penumpang di dalam mobil.
Agar barang bawaan tertata cepat, tepat dan membuat penumpang nyaman dan selamat, maka perhatikan tips berikut :
- Cara tepat menata barang bawaan di mobil yang paling utama adalah memprioritaskan barang kebutuhan. Karena bagasi mobil dan ruang kabin yang tersedia untuk menempatkan barang-barang juga terbatas. Pastikan hanya barang-barang yang dibutuhkan untuk perjalanan saja yang dibawa.
- Sebelum dimasukkan ke bagasi mobil, barang ditata pada tas, koper atau boks yang simpel, sehingga memudahkan untuk membawa sekaligus menyimpannya di dalam mobil.
- Tempatkan koper, tas atau boks yang berukuran lebih besar di posisi bawah, dengan catatan barang-barang yang sering digunakan saat perjalanan harus ditempatkan di bagian atas.
- Hindari tumpukan barang menutupi kaca belakang, karena hal tersebut sangat membahayakan keselamatan. Pengemudi tidak bisa melihat kondisi di belakang mobil.
- Barang bawaan di mobil, koper, tas atau boks yang ditumpuk, jangan sampai mudah bergeser atau berpindah tempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
Samsung mengungguli Apple dalam survei kepuasan pengguna smartphone di Amerika Serikat versi ACSI 2026. Galaxy S Series jadi yang tertinggi.
Dispertapang Kulonprogo mempercepat tanam padi MT 2 di Temon sebelum puncak El Nino agar produktivitas dan stok pangan tetap aman.
BRIN mengungkap penemuan 29 spesies flora baru di Indonesia sepanjang 2025 hingga awal 2026, termasuk Rafflesia dan anggrek.
Bulog mencatat stok beras mencapai 5,36 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, didukung kapasitas penyimpanan 6,2 juta ton di seluruh Indonesia.
Pemda DIY memperkuat kesiapsiagaan bencana saat peringatan 20 tahun Gempa Jogja dengan menekankan budaya sadar risiko dan mitigasi.