Studi Global Ungkap Lonjakan Gangguan Mental pada Remaja
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Spooring dan balancing adalah salah satu perawatan rutin yang dilakukan terhadap mobil agar nyaman saat dikendarai. Spooring dan balancing salah satunya. Melalui spooring dan balancing akan memastikan mobil Anda melaju tetap lurus.
Spooring adalah proses untuk meluruskan kembali kedudukan empat roda mobil seperti awal. Nanti hasilnya akan sesuai lagi dengan pengaturan pabrik. Biasanya perawatan ini dilakukan pada bagian dua roda depan. Sedangkan balancing merupakan penyesuaian untuk menjaga keseimbangan pada titik atas bawah atau kiri kanan roda. Cara melakukannya dengan menambahkan timah pada bagian yang kurang.
Idealnya spooring dan balancing dilakukan setiap dua atau tiga bulan sekali bersamaan dengan rotasi roda. Namun, spooring dan balancing juga harus dijalankan saat melakukan penggantian ban atau pelek.
Berikut tanda mobil Anda perlu spooring dan balancing :
- Jalankan mobil, jika pada kecepatan 40 km per jam atau 50 km per jam setir terasa bergetar.
- Mobil berbelok sendiri atau menuju ke arah tertentu saat sedang dikemudikan secara lurus. Paling sering mobil akan terasa miring.
- Kalau setir tidak mau kembali berputar pada posisi semula saat dilepaskan ketika berbelok, berarti spooring dan balancing sudah diperlukan.
- Jika ditemukan permukaan ban yang tidak rata atau aus, besar kemungkinan, perawatan tersebut sudah diperlukan.
- Roda mobil terlihat miring dan tidak lurus saat diparkir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Studi global ungkap gangguan mental kini menjadi penyebab utama kecacatan dunia dengan hampir 1,2 miliar penderita.
Daftar mobil listrik murah 2026 di Jogja mulai Rp100 jutaan, cocok untuk mobilitas harian dan hemat biaya BBM
Lima pendaki tersambar petir di puncak Gunung Monrolo, Maros. Satu orang meninggal dunia dan empat lainnya selamat.
Pemkab Sleman bekerja sama dengan 34 perguruan tinggi DIY untuk memperluas akses pendidikan melalui Beasiswa Sleman Pintar 2026.
Harga cabai rawit merah nasional mencapai Rp81.300 per kg berdasarkan data PIHPS Bank Indonesia, Senin (25/5/2026)
Kemenkes mencatat 1.443 kasus pemasungan penderita skizofrenia hingga triwulan I 2026 dan mendorong penguatan layanan jiwa