Elon Musk Sebut WhatsApp Tak Dapat Dipercaya, Kenapa?
CEO Twitter, Elon Musk mengatakan aplikasi WhatsApp tidak dapat dipercaya. Apa penyebabnya?
Toko resmi Apple di salah satu pusat perbelanjaan di Moscow, Rusia/Times of Israel
Harianjogja.com, JAKARTA—Belum lama ini, Apple menerima hak paten soal teknologi layar yang tahan akan kelembapan bahkan di bawah guyuran hujan. Paten tersebut dikeluarkan oleh Kantor Paten dan Merek Dagang AS yang menyebutkan teknologi ini dapat memodifikasi fungsionalitas perangkat elektronik karena paparan kelembapan.
Saat ini memang sudah banyak ponsel yang mengantongi sertifikasi tahan air. Namun bukan berarti itu membuatnya mudah untuk mengetik di layar atau dengan jari yang basah.
Dilansir dari laman Fossbytes, Rabu (6/7/2022), dikatakan bahwa dengan adanya paten baru ini, Apple berencana untuk menyesuaikan layar iPhone dengan kelembapan apakah itu hujan ringan, basah kuyup yang terus-menerus, atau jika perangkat digunakan di bawah air.
BACA JUGA: Pekan Depan, Komet Sepanjang 17 Kilometer Meluncur Dekati Bumi
Nantinya, kontrol di layar dapat berubah sesuai dengan tombol yang dipilih pengguna sehingga pengetikan bisa lebih akurat ketika layar dalam kondisi basah. Apple juga sepertinya akan menyesuaikan tekanan jari dengan layar dalam skema penggunaan di saat hujan.
Bukan saja saat hujan, nantinya teknologi ini juga memungkinkan penggunaan ponsel di dalam air dengan lebih baik. Apple akan memberikan keterangan kedalaman air tempat perangkat berada sehingga pengguna bisa tetap menyesuaikan penggunaan sesuai dengan batas ketahanan air perangkat tersebut.
Lebih lanjut aplikasi kamera iPhone menawarkan pengaturan berbeda untuk mode 'basah', 'bawah air', dan 'kering'. UI kamera akan mengubah pengaturan yang dipilih berdasarkan berbagai mode.
BACA JUGA: Lengkapi Fitur Last Seen, WhatsApp Bakal Bisa Sembunyikan Status Online
Misalnya, dalam mode basah, fitur tertentu yang dapat menyebabkan gangguan dihapus dari UI-nya. Sebaliknya, dalam mode bawah air, perangkat mungkin mengganti kontrol dengan ikon ekstra besar, sehingga lebih mudah untuk diaktifkan di bawah air meskipun menawarkan fungsionalitas terbatas dan fitur yang lebih sedikit.
Kendati demikian, belum dapat dipastikan apakah teknologi ini akan muncul dalam perangkat terbaru Apple dalam waktu dekat atau tidak. Sebagaimana sebelumnya, Apple telah menerima banyak paten selama bertahun-tahun, dan tidak semuanya menghasilkan peningkatan teknologi dengan implementasi instan.
Meskipun perusahaan akan berusaha untuk memastikan fungsionalitas maksimum dan kepentingan terbaik konsumennya, tetapi tampaknya masih perlu waktu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
CEO Twitter, Elon Musk mengatakan aplikasi WhatsApp tidak dapat dipercaya. Apa penyebabnya?
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.
Perbankan DIY tetap stabil Maret 2026. Aset dan DPK tumbuh, tapi kredit justru turun 1,48%.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 22 Mei 2026. Berangkat hampir tiap jam dengan tarif Rp8.000, praktis dan hemat.