KPK Dalami Aliran Rp106,3 Miliar yang Diduga ke Nusron Wahid
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Logo Twitter./Bloomberg - Alex Flynn
Harianjogja.com, JAKARTA—Founder dan CEO Tesla, Elon Musk, membatalkan kesepakatan untuk mengakuisisi Twitter senilai US$44 miliar atau Rp660 triliun pekan lalu. Salah satu alasannya terkait jumlah akun bot atau palsu di platform.
Dalam pengajuan, pengacara Musk mengatakan Twitter telah gagal atau menolak untuk menanggapi beberapa permintaan informasi tentang akun palsu atau spam di platform, yang merupakan dasar kinerja bisnis perusahaan, mengutip Yahoo Finance.
"Twitter melakukan pelanggaran material terhadap beberapa ketentuan Perjanjian itu, tampaknya telah membuat pernyataan palsu dan menyesatkan yang diandalkan oleh Musk ketika memasuki Perjanjian Penggabungan," kata pengajuan itu, dikutip Rabu (13/7/2022).
Elon Musk sebelumnya meraih kesepakatan senilai US$44 miliar untuk mengambil Twitter pada bulan April, tetapi kemudian menunda pembelian sampai perusahaan media sosial itu membuktikan bahwa akun bot spam kurang dari 5 persen dari total penggunanya.
BACA JUGA: Akan Segera Dirilis, OPPO A57 Usung Desain Retro Modern
Orang terkaya di dunia ini mengklaim bahwa Twitter tidak memberikan informasi yang diperlukan untuk menghitung jumlah akun bot dan memberikan informasi yang tidak akurat.
Lantas, apa itu akun bot spam dan berapa banyak yang saat ini ada di Twitter? Berikut penjelasannya, sebagaimana dilansir dari New York Times.
Terkadang disebut “bot,” “spam”, atau “akun palsu,” semuanya merujuk pada akun yang tidak asli, yang meniru cara orang menggunakan Twitter. Beberapa akun spam beroperasi secara otomatis, tetapi ada juga yang dioperasikan manual oleh orang sehingga sulit untuk mendeteksinya. Bot dapat men-tweet pada unggahan orang, membagikan tweet, mem-follow, dan di-follow oleh akun lain.
Musk telah menyuarakan keprihatinan atas bot di Twitter selama bertahun-tahun. Pada 2020, dia muncul di sebuah acara untuk karyawan Twitter, dan mendorong perusahaan untuk berbuat lebih banyak dalam mencegah dan menghapus bot.
Sejak mengumumkan niatnya untuk mengakuisisi Twitter pada April 2022, Musk telah berulang kali men-tweet tentang bot di platform tersebut. Pada Mei 2022, ketika CEO Twitter Parag Agrawal men-tweet cara perusahaan mendeteksi dan memerangi bot, Musk menanggapi dengan emoji kotoran.
BACA JUGA: Paling Banyak Dibeli di Tokopedia: Produk Kesehatan, Makmin, dan Otomotif
Dalam surat enam paragraf pada 6 Juni 2022, pengacara Elon Musk meminta lebih banyak informasi dari Twitter, tetapi perusahaan media sosial berlambang burung itu menolak permintaan akses data untuk mengungkapkan jumlah akun palsu di platformnya.
“Itu sama dengan pelanggaran materi yang jelas dari kesepakatan itu,” kata pengacara Musk. Dia pun menyatakan bahwa hal ini memberi Musk hak untuk memutuskan perjanjian.
Keesokan harinya, Twitter setuju untuk mengizinkan Elon Musk akses langsung ke “firehose” yang berisi jutaan tweet yang mengalir melalui jaringan setiap hari.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
KPK menelusuri aliran dana Rp106,3 miliar dalam kasus ATR/BPN yang diduga mengalir ke Nusron Wahid dan terkait layanan pertanahan.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.