Polda Jateng Tegaskan Hoaks Pocong Begal Tak Terjadi di Lapangan
Polda Jateng pastikan kabar viral pocong begal di media sosial hoaks dan imbau warga tidak mudah panik.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Temperatur pada mesin mobil biasanya selalu terjaga dengan keberadaan radiator dan beberapa komponen pendukung lainnya.
Namun, terkadang, temperatur mobil bisa saja berubah dan suhu di mesin mendadak naik seketika. Lalu, apa yang harus kita lakukan ketika menghadapi hal itu? Simak beberapa komponen mobil Anda yang harus dicek, seperti yang dikutip dari laman resmi Hyundai berikut ini :
1. Radiator
Pertama tentunya cek kondisi radiator, mulai dari kebocoran, sampai jumlah air radiator. Pastikan jumlah air radiator selalu terisi dan reservoir di atas batas minimum untuk menjaga performa pendinginannya.
2. Thermostat
Thermostat bertugas untuk meregulasi suhu air radiator sehingga tidak terlalu dingin. Bila sudah berumur, thermostat bisa saja nyangkut dan membuat aliran air dalam mesin tidak pas. Hal ini akan membuat suhu air radiator menjadi lebih panas.
3. Extra Fan
Apakah mesin lebih panas hanya ketika berhenti diikuti oleh AC yang tidak terlalu dingin? Ada kemungkinan extra fan mengalami malfungsi. Extra fan bertugas untuk menyuplai udara lebih dalam posisi idle. Ketika sudah berjalan, angin ketika berjalan akan sangat cukup untuk mendinginkan radiator.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polda Jateng pastikan kabar viral pocong begal di media sosial hoaks dan imbau warga tidak mudah panik.
Investor kripto Indonesia dinilai makin rasional dan tak lagi sekadar FOMO. Literasi blockchain dan strategi investasi mulai meningkat.
Menlu Sugiono menjelaskan alasan Presiden Prabowo tetap berkunjung ke Prancis saat Iduladha untuk memenuhi undangan Macron.
Penjualan tiket kereta KAI selama libur Iduladha 2026 menembus 911 ribu tiket. Yogyakarta hingga Bandung jadi tujuan favorit penumpang.
Seorang pria di Salatiga meninggal dunia diduga akibat serangan jantung saat membantu proses kelet sapi kurban di Masjid Darul Solikhin.
MUI menilai penggunaan APBN untuk pengadaan sapi kurban Presiden sah secara syariat karena termasuk bantuan sosial untuk masyarakat.