Kementerian HAM Dukung Potongan Aplikator Ojol Maksimal 8 Persen
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.
Ilustrasi skutik di medan offroad./Antara
Harianjogja.com, BOGOR—Terdapat perbedaan cara menggunakan sepeda motor bertransmisi manual (kopling) dengan skutik di lintasan offroad. Hal ini disampaikan Kepala Instruktur Yamaha Riding Academy (YRA) Arief Muthia.
Arief mengatakan, hal pertama yang menjadi pembeda adalah pengguna motor matik tidak bisa memacu sepeda motor selincah kendaraan berkopling, dengan cara menutup dan buka gas secara simultan, terutama saat melintasi kontur jalan berbatu dan licin.
"Kita harus tahu dulu, kalau motor matik itu berbeda dengan motor kopling. Cara penggunaannya juga tentu akan berbeda," ungkap Kepala Instruktur Yamaha Riding Academy (YRA), Arief Muthia di sela-sela acara Yamaha Maxi Day 2022 di Bogor, Minggu (11/9/2022).
Jika memaksakan cara berkendara seperti itu, maka menimbulkan bahaya kecelakaan. Sebaiknya, pengguna sepeda motor matik dapat lebih bersabar dan beradaptasi dengan tarikan sepeda motor saat melintasi jalanan off road.
BACA JUGA: Pertama di Indonesia, Carsome Bangun Fasilitas Rekondisi Mobil Bekas
"Kalau dalam kondisi jalan rusak dan licin, jaga jarak sama yang di depan. Manfaatin momentum, jalan sebisa mungkin dan ngalir saja dan tidak banyak main rem," kata dia.
Berbicara pengereman, Arief menjelaskan bahwa penggunaan rem bagian depan tidak disarankan. Hal ini termasuk ketika bertemu dengan kondisi jalan berbatu terlebih dalam kondisi licin. Keadaan itu akan membahayakan sang pengendara.
"Hindari penggunaan rem depan, kalau bisa main rem belakang saja. Karena kalau rem depan akan bisa melintir kalau sudah mengunci dan itu berbahaya," jelas dia.
Selain itu, yang harus diperhatikan lainnya adalah postur berkendara yang juga sangat mempengaruhi keseimbangan ketika mengendarai motor saat dalam kondisi off road.
"Untuk riding postur sebisa mungkin agak tegak sedikit. Karena nantinya akan memberikan kondisi yang lebih stabil," tutup dia.
BACA JUGA: Mobil Listrik Pertama Wuling Air ev Sudah Mengaspal di Jogja
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Kementerian HAM mendukung potongan aplikator ojol maksimal 8 persen demi perlindungan pekerja digital dan keadilan ekonomi platform.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.
Imigrasi Tangerang tangkap 19 WNA pelaku love scamming di apartemen Teluknaga, diduga sindikat internasional dari Kamboja.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun dalam kasus Chromebook. Kuasa hukum optimistis bebas, pleidoi dijadwalkan awal Juni.
PAD wisata Gunungkidul sudah 72% hingga Mei 2026. Pantai Drini dan Sepanjang jadi penyumbang terbesar, target diprediksi tercapai Juni.