Kejagung Periksa 12 Saksi, Kasus Korupsi MBG Terus Bergulir
Kejagung memeriksa 12 dari 22 saksi dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG periode 2025–2026. Tujuh orang telah menjadi tersangka.
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto mengendarai mobil listrik usai Penyerahan Mobil Listrik untuk Mendukung Kegiatan Presidensi G20 di Indonesia tahun 2022 di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (24/11/2021). Hyundai menyerahkan 42 unit mobil listrik, yang akan digunakan sebagai kendaraan resmi delegasi Presidensi G20 Indonesia pada tahun 2022. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat
Harianjogja.com, JAKARTA—Kendaraan listrik atau yang sering disebut Electric Vehicle (EV) sedang menjadi tren di Indonesia. Hal tersebut juga ditambah dengan perbincangan publik mengenai Instruksi Presiden (Inpres) No.7/22 tentang pengadaan kendaraan listrik sebagai kendaraan dinas operasional.
Dilansir indiatimes.com, pada Selasa (27/9/2022), pergeseran penggunaan EV dari Internal Combustion Engine (ICE) sebagai moda tranportasi berikutnya sangat mungkin terjadi secara cepat, hal itu lantaran perawatan EV yang lebih sederhana dibanding ICE.
Lantas, apa alasan perawatan EV lebih mudah dari ICE?
Pada EV, bagian rumit dalam ICE seperti mesin, saluran bahan bakar dan tangki akan digantikan oleh hal yang lebih sederhana seperti motor listrik, pengontrol, dan baterai.
BACA JUGA: Motor James Bond, Triumph Srambler 1200 XE Dilelang untuk Badan Amal
Nah, berikut ini penjelasan EV lebih mudah dirawat dibanding ICE, di antaranya :
1. Motor Listrik
EV merupakan tipikal kendaraan yang lebih jarang menerima atau hampir tidak ada servis karena sebagian besar beban akan diambil oleh bantalan luar.
2. Baterai dan Sistem Termal
Sebagai kendaraan yang lebih modern, tentunya EV menggunakan baterai yang mengandalkan sistem manajemen termal berbasiscairan untuk melindungi suhu baterai agar tidak terlalu panas atau dingin, dalam perawatannya pengguna EV hanya perlu memastikan jumlah cairan yang optimal pada kendaraan agar berjalan dengan baik.
BACA JUGA: BPKB Elektronik Bakal Pakai Teknologi Chip Rilis Tahun Ini, Apa Fungsinya?
3. Pemeriksaan Rem
Jika dilihat dengan sekilas, tingkat minyak rem dari ICE maupun EV sama-sama memerlukan pemeriksaan secara berkala. Namun, perbedaannya terletak pada masa pakai waktu minyak rem EV akan lebih lama dibandingkan ICE, hal ini bisa terjadi karena EV memiliki teknologi regenerasi rem yang menggunakan motor listrik untuk memperlambat mobil saat mengerem.
4. Servis
Kabel tegangan pada EV harus diperhatikan saat melakukan servis, seperti teknisi biasanya kan menghubungkan perangkat OBD ke EV untuk menguji kelayakan jalan, dan hal ini akan memerlukan biaya lebih sedikit dibanding servis ICE.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Kejagung memeriksa 12 dari 22 saksi dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG periode 2025–2026. Tujuh orang telah menjadi tersangka.
CEO Aprilia Racing Massimo Rivola menegaskan Marc Marquez dan Ducati masih menjadi ancaman besar dalam perebutan gelar MotoGP 2026 meski Jorge Martin memimpin k
Media Vietnam Soha menyoroti kemerosotan karier pemain naturalisasi Timnas Indonesia usai meninggalkan Eropa. Sandy Walsh, Ragnar Oratmangoen, hingga Marselino
Pameran Fotografi Rana Budaya #4 bertajuk FYP (For Your People) di TBY, Kota Jogja, yang telah dibuka pada Jumat (14/8/2026) sore hingga 23 Agustus mendatang
Harga tiket pesawat ke Jepang diprediksi lebih murah mulai September 2026. ANA dan JAL turunkan biaya tambahan bahan bakar jadi Rp3,69 juta, lebih hemat Rp1,4 j
Sekolah mahal belum tentu menjamin kesuksesan anak. Riset terhadap keluarga pengusaha sukses menemukan lima karakter utama yang justru lebih menentukan masa dep