Indosat Mengundurkan Diri, Telkomsel dan XL Berebut Frekuensi 2,1 GHz.

Khadijah Shahnaz Fitra
Khadijah Shahnaz Fitra Senin, 03 Oktober 2022 10:27 WIB
Indosat Mengundurkan Diri, Telkomsel dan XL Berebut Frekuensi 2,1 GHz.

Ilustrasi frekuensi provider/Bisnis.com

Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengumumkan hasil evaluasi administrasi seleksi pengguna pita frekuensi Radio 2,1 GHz untuk keperluan penyelenggaraan jaringan bergerak seluler tahun 2022. Penyelenggaran ini pun diikuti oleh Indosat, Telkomsel, dan XL Axiata.

Dalam pelaksanaan seleksi tersebut, Indosat mengirimkan surat pemberitahuan tidak melanjutkan seleksi penggunaan pita frekuensi 2,1 Ghz atau mengundurkan diri. 

Alhasil hanya Telkomsel dan XL yang mengikuti seleksi pengguna pita frekuensi Radio 2,1 GHz. "PT Indosat Tbk. melalui Surat Nomor 462/NOO/REL/22 tanggal 27 September 2022 perihal Pemberitahuan untuk Tidak Melanjutkan Keikutsertaan dalam Seleksi Pengguna Pita Frekuensi Radio 2,1 GHz untuk Keperluan Penyelenggaraan Jaringan Bergerak Seluler Tahun 2022 menyatakan tidak melanjutkan keikutsertaan dalam rangkaian Seleksi 2,1 GHz selanjutnya. Berdasarkan surat tersebut, PT Indosat Tbk. dinyatakan mengundurkan diri." ujar Kemenkominfo dalam keterangan resmi pada Minggu (2/10/2022). 

BACA JUGA: Gegara Brand Ambassador, Warganet Filipina Serukan Boikot Shopee

Adapun, sesuai dengan ketentuan angka 4.8.3 dalam dokumen seleksi pengguna pita frekuensi radio 2,1 GHz untuk keperluan penyelenggaraan jaringan bergerak seluler tahun 2022 ,maka peserta seleksi yang lulus tahapan evaluasi administrasi yaitu XL dan Telkomsel akan mengikuti tahapan selanjutnya yaitu tahapan lelang harga. 

"Tahapan lelang harga dimaksud akan dimulai pada hari Senin tanggal 3 Oktober 2022," jelas Kemenkominfo.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis

Share

Sirojul Khafid
Sirojul Khafid Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online