Adu Spesifikasi iPhone 18 Pro Max vs Samsung Galaxy S27 Ultra, Mana Lebih Unggul?
Perbandingan iPhone 18 Pro Max vs Galaxy S27 Ultra dari kamera, baterai, chipset, layar, harga hingga prediksi spesifikasinya.
Ilustrasi Planet / Ist
Harianjogja.com, JAKARTA — Astronom menemukan sebuah planet ekstrasurya atau exoplanet yang berjarak hanya 1,8 juta cahaya dari bumi.
Planet yang disebut TOI-1075 b itu, terlihat dalam pengamatan dari pesawat luar angkasa Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESS) NASA.
Data dari misi empat tahun ini mengungkapkan bahwa TOI-1075 b memiliki permukaan super panas sekitar 1.922 derajat Fahrenheit (1.050 Celcius).
Kondisi ekstrem ini terjadi karena kedekatan planet tersebut dengan bintang induknya, bintang kecil berwarna jingga merah yang berjarak sekitar 200 tahun cahaya dari Bumi.
Namun selain iklim planet yang panas dan orbit ultra-pendek yang hanya membutuhkan waktu 14,5 jam — hal ini menarik karena alasan besar lainnya: TOI-1075 b adalah salah satu yang paling masif di kelas planet ekstrasurya.
"Data baru menunjukkan bahwa TOI-1075 b adalah salah satu super-Earth paling masif yang ditemukan sejauh ini," tulis pejabat NASA dilansir dari Space.
Jika TOI-1075 b lebih dekat ke Bumi, dan manusia dapat berkunjung, mereka akan menyadari bahwa berat mereka di permukaan planet ini akan berlipat tiga karena TOI-1075 b hampir 10 kali lebih masif daripada Bumi.
BACA JUGA : Ilmuwan Temukan Planet Baru
Peneliti menemukan dunia ini melalui metode transit TESS. Untuk mendeteksi benda langit yang jauh seperti TOI-1075 b, pesawat ruang angkasa memindai langit malam untuk mencari tanda-tanda perubahan kecerahan.
Jika cahaya bintang meredup secara berkala, ini mungkin mengindikasikan keberadaan planet ekstrasurya karena setiap kali dunia mengorbit bintang dan lewat di depannya relatif terhadap Bumi, cahaya bintang akan terhalang sedikit.
Teknik ini memungkinkan misi untuk mengamati kandidat planet ekstrasurya ke-5.000, tonggak sejarah khusus yang dirayakan TESS awal tahun ini.
Dan setiap penemuan memiliki nilainya. NASA mengatakan bahwa TOI-1075 b, khususnya, akan membantu para ilmuwan menyempurnakan model pembentukan planet.
"Itu, pada gilirannya, akan membantu mereka memprediksi jenis atmosfer apa yang dimiliki super-Bumi dan jenis planet lain, atau apakah mereka memiliki atmosfer sama sekali."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Perbandingan iPhone 18 Pro Max vs Galaxy S27 Ultra dari kamera, baterai, chipset, layar, harga hingga prediksi spesifikasinya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 20 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
MilkLife Soccer Challenge Yogyakarta 2026 diikuti 1.294 atlet. Satoru Mochizuki melihat peluang lahirnya bibit timnas dari turnamen usia dini.
Veda Ega Pratama gagal lolos ke Q2 dan akan start dari posisi ke-19 Moto3 Austria 2026. Brian Uriarte merebut pole position dari David Almansa.
Etomidate merupakan obat anestesi yang disalahgunakan dalam vape. Kenali fungsi medis, status hukumnya di Indonesia, dan risiko kesehatannya.
DPRD DIY menyepakati Raperda Perlindungan Konsumen. Transaksi digital, penguatan lembaga, dan mekanisme pengaduan menjadi perhatian.