Tiga Prajurit Gugur di Lebanon, Gibran Desak Investigasi PBB
Tiga prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian UNIFIL gugur di Lebanon, Gibran desak PBB lakukan investigasi menyeluruh.
Petugas penguji mengecek sebuah truk dalam proses uji kir di UPT Pengujian Kendaraan Bermotor (PKB) Dishub Gunungkidul, Selasa (14/7/2020)./Istimewa-Dokumen Dishub Gunungkidul
Harianjogja.com, JAKARTA—Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menyampaikan penjualan truk akan meningkat seiring dengan harga komoditas pasar cukup baik.
BACA JUGA: Respons Gaikindo Soal Pemberian Subsidi Mobil Listrik
Hal tersebut disampaikan Ketua I Gaikindo Jongkie D Sugiarto. Dia menyebut dengan adanya tren positif pada harga komoditas pasar, maka akan menyebabkan kinerja operasional seperti sektor tambang meningkat. Alhasil, permintaan alat angkut atau kendaraan komersial akan meningkat.
"Sejauh ini harga komoditas masih cukup baik, sehingga operasional proyek tambang masih terus berjalan dengan baik dan dampaknya dibutuhkan alat angkut [kendaraan komersial] dan alat penambangan," kata Jongkie saat dihubungi Bisnis, Rabu (18/1/2023).
Oleh karena itu, Jongkie berharap tren positif ini akan meningkatkan penjualan kendaraan komersial, khususnya truk akan terus membaik pada tahun ini.
"Mudah-mudahann keadaan ini dapat terus bertahan di tahun 2023 ini, sehingga penjualan truk dapat terus membaik," tambahnya.
Senada dengan Jongkie, Presiden Direktur PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) Ernando Demily menyampaikan meski ancaman resesi sudah di depan mata, tetapi sektor komoditas Tanah Air dalam kebutuhan energi dunia akan terus meningkat tahun ini.
Terlebih, Isuzu juga melihat peluang pada pertumbuhan pasar komoditas, seperti batubara, nikel, dan CPO di tahun 2023 relatif akan stabil, sehingga hal ini akan menciptakan kesempatan pada penjualan mobil niaga di segmen industri cukup tinggi.
Kendati demikian, melihat harga komoditas yang penuh ketidakpastian, Isuzu juga memiliki fokus pada segmen transportasi dan penyimpanan.
“Akan tetapi kita tidak bisa bergantung hanya pada salah satu segmen saja, dimana kita ketahui komoditas adalah segment yang cukup fluktuatif. Kita di Isuzu juga masuk pada segment yang lebih stabil yaitu transportation and storage,” jelasnya.
Adapun, Chief Operating Officer (COO) PT Hino Motors Sales Indonesia Santiko Wardoyo mengungkapkan tantangan pada kinerja penjualan pada segmen truk tahun ini, yang berasal pada regulasi pemerintah atau kenaikan suku bunga.
“Tantangannya paling berada pada yang berkaitannya dengan pemerintah misalnya kenaikan bahan bakar, pengetatan, atau tingkat suku bunga masih kondusif atau tidak,” jelasnya.
Namun, menurutnya selagi pasar masih bisa menerima maka tantangan tersebut tidak akan menjadi masalah pada kinerja 2023.
“Ya selama market masih bisa menerima, yang penting kan sektor bisnis bisa jalan juga,” imbuhnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis
Tiga prajurit TNI yang tergabung dalam misi perdamaian UNIFIL gugur di Lebanon, Gibran desak PBB lakukan investigasi menyeluruh.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Cek jadwal terbaru KRL Solo-Jogja Senin 18 Mei 2026 lengkap dari Palur sampai Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.