Top 7 News Harianjogja.com Rabu 13 September 2023
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Foto ilustrasi arus lalu lintas di jalan Solo-Klaten. /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Banyak warga Indonesia yang memilih menggunakan kendaraan pribadi untuk mudik ke kampung halaman. Padahal, biaya untuk BBM juga tidaklah murah.
Bagi orang-orang yang menempuh perjalanan mudik jarak jauh, biaya untuk membeli BBM tentu harus dipersiapkan jauh-jauh hari. Selain membeli BBM untuk perjalanan pulang dan pergi, BBM selama di kampung halaman juga harus diperhitungkan.
Dikutip dari laman Suzuki, berikut ini tips hemat BBM saat mudik menggunakan kendaraan pribadi.
Ingat, Anda sedang mudik, bukan sedang balapan. Makanya, selama perjalanan usahakan kecepatan mobil tidak lebih dari 80 kpj (berkisar antara 40-80 kpj). Pasalnya, semakin cepat putaran mesin, semakin banyak juga bahan bakar yang terbuang hingga akhirnya mobil pun akan boros BBM.
Baca juga: Identitas Konsultan Pajak Rafael Alun Terbongkar, Ini Profilnya
Selain itu, melakukan perjalanan mudik dengan santai akan mengurangi risiko kecelakaan, dan membuat suasana mudik jadi lebih menyenangkan.
Untuk mengeluarkan udara dingin, biasanya mesin mobil akan bekerja lebih keras dan itu butuh bahan bakar sebagai penunjangnya. Makanya, demi menghemat BBM, usahakan penggunaan AC dikurangi.
Misalnya, Anda bisa menggunakan AC saat berada di jalanan yang macet atau padat merayap, sementara saat berada di jalanan yang lancar, AC bisa dimatikan dan memilih untuk membuka jendela. Tapi ingat, jangan menyalakan AC dalam kondisi jendela terbuka.
Sebaiknya bawa barang yang dibutuhkan saja. Pasalnya, semakin banyak barang yang dibawa, semakin besar pula beban mobil Anda. Selain bisa membuat BBM lebih boros, membawa beban berlebih dalam mobil pun bisa berbahaya bagi keselamatan.
Sebelum berangkat, pastikan barang yang dibawa benar-benar Anda butuhkan. Jika diperhitungkan terlalu banyak, gunakan saja jasa travel untuk mengirimkannya.
Per dua jam sekali, Anda disarankan untuk berhenti. Selain untuk melakukan peregangan, cara ini pun dilakukan untuk menurunkan suhu mesin.
Tapi ingat, jangan berhenti terlalu banyak. Pasalnya, terlalu sering menghidupkan dan mematikan mobil bisa membuat BBM lebih cepat habis. Hal ini berlaku saat Anda berkendara di jalanan yang macet. Makanya, pastikan Anda menguasai rute alternatif dan berhentilah saat dibutuhkan (2 jam sekali).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Selamat pagi, semangat menjalani hari. Izin kirim kabar dari Bumi Mataram Ngayogyakarta Hadiningrat, heritage-nya Indonesia, rumahnya start up.
Africa CDC memperingatkan 10 negara Afrika berisiko terdampak wabah Ebola setelah lonjakan kasus di Republik Demokratik Kongo.
Presiden Prabowo Subianto menghadiri panen raya udang di Kebumen. Proyek budidaya udang ini disebut menyerap 650 tenaga kerja.
Pencerita kuliner Ade Putri Paramadita merekomendasikan Selat Solo sebagai inspirasi olahan daging Iduladha dengan cita rasa akulturasi Jawa dan Belanda
Balai Besar TNBTS menutup seluruh wisata Gunung Bromo pada 30 Mei hingga 2 Juni 2026 selama pelaksanaan ritual Yadnya Kasada.
Pertamina Hulu Energi memperkuat ketahanan energi nasional lewat strategi dual growth dengan pengembangan migas dan bisnis rendah karbon.