Investasi Bodong Terbongkar! Satgas PASTI Hentikan CANTVR & YUDIA
Satgas PASTI hentikan CANTVR dan YUDIA. Modus investasi bodong dan kerja paruh waktu, masyarakat diminta waspada.
iPhone 14 - EveryApplePro
Harianjogja.com, JAKARTA—Perusahaan teknologi asal AS, Apple, masih akan bergantung dan mengandalkan pasokan untuk layar pada berbagai perangkatnya dari sejumlah produsen asal Korea Selatan.
BACA JUGA: Produk Apple yang Ditunggu pada 2022
Padahal Apple dalam beberapa waktu terakhir memiliki keinginan untuk mulai mandiri menyiapkan komponennya.
Informasi mengenai Apple yang masih bergantung terhadap pasokan dari produsen Korea tersebut diungkap oleh Institute for Information & Communications Technology Promotion (IITP) Korea Selatan.
Dikutip dari Korea Herald, IITP mengatakan bahwa secara jangka panjang benar bahwa Apple bisa masuk ke industri layar.
Namun untuk beberapa waktu ke depan, setidaknya produsen layar dari Korea Selatan seperti LG dan Samsung Display masih akan memasok paling tidak 60 persen komponen layar yang dibutuhkan Apple.
Terutama untuk kebutuhan layar microLED yang biasanya digunakan di Apple Watch, para pemasok layar dari Korsel tetap akan memenuhi kebutuhan tersebut.
Meski Apple merencanakan layar buatannya sendiri mulai bisa diproduksi tahun depan, namun IITP meyakini masih dibutuhkan waktu lebih lama untuk mengkomerisialisasikan layar tersebut.
Kemungkinan paling cepat semua itu terealisasi di 2025 menurut prediksi IITP.
"Apple akan mengalihkan kebutuhan layarnya ke para produsen Korea di tahun-tahun mendatang sehingga tetap bisa menghemat biaya untuk produksi massal," ungkap IITP.
Selain layar, IITP juga mengungkap potensi pengembangan industri yang dilakukan oleh Apple.
Apple kemungkinan besar juga akan mengenalkan komponen chip untuk ponsel pintarnya yang dibuat secara mandiri oleh mereka.
“Dorongan Apple untuk kemandirian chip dapat melemahkan dominasi pasar perusahaan-perusahaan yang luar biasa seperti Intel, Qualcomm dan Broadcom, dan memberdayakan perusahaan pembuat chip seperti TSMC,” kata laporan itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Satgas PASTI hentikan CANTVR dan YUDIA. Modus investasi bodong dan kerja paruh waktu, masyarakat diminta waspada.
BGN menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak membagikan susu formula untuk bayi usia 0-6 bulan dan tetap mengutamakan ASI eksklusif.
Catcrs menggandeng market maker dan broker institusional untuk memperkuat likuiditas dan stabilitas perdagangan aset digital.
Arema FC menang 3-1 atas PSIM Yogyakarta di laga terakhir BRI Super League 2026. Joel Vinicius cetak gol cepat menit ke-2.
Operasi gabungan di Bantul mengamankan 2.060 batang rokok ilegal tanpa pita cukai di Pleret dan Banguntapan.
Komisi Yudisial memantau sidang dugaan pembunuhan mahasiswi di Pantai Nipah, NTB, untuk memastikan hakim menjalankan kode etik.