Marbot di Sleman Dapat Santunan BPJamsostek Rp42 Juta di Milad DMI
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
Tampilan produk layar OLED "Flex in and Out" yang menjadi inovasi terbaru dari Samsung Display. (ANTARA/HO/Samsung Display Global)
Harianjogja.com, JAKARTA—Samsung melalui unit divisinya Samsung Display memamerkan inovasi teranyar mereka. Produk baru tersebut dipamerkan di ajang SID Display Week yang berlangsung di Los Angeles, Amerika Serikat sepanjang 23-25 Mei 2023.
Salah satu inovasi yang mencuri sorotan ialah panel OLED "rollable flex" berukuran 12,4 inci.
Sesuai dengan namanya produk ini tentu bisa digulung, meski bukan yang pertama namun produk OLED "rollable" 12,4 inci itu membawa keunggulan berupa tampilan yang paling ringkas saat tergulung.
"Fitur terbaiknya memang kita bisa mengubah kesulitan untuk membawa layar yang berukuran besar menjadi bentuk yang ringkas dengan membuatnya tergulung," ujar Samsung Display dalam siaran persnya menjelaskan produk unik tersebut, Rabu.
Panel layar "rollable" itu dapat berubah dari ukuran 5 centimeter menjadi 25 centimeter dalam waktu yang terbilang singkat.
Skalabilitasnya lima kali lebih baik dibandingkan dengan layar dengan teknologi "slide" atau bisa digeser yang hanya bisa mencapai 3 kali lebih besar dari ukuran aslinya.
Lebih lanjut, Samsung mengungkap alasannya mengambil nama Rollable Flex untuk layar itu karena menggunakan sumbu berbentuk huruf "O" dan membuat layar tersebut dapat digulung seperti gulungan.
Tidak hanya mengenalkan layar yang dapat digulung, Samsung Display juga mengenalkan produk ponsel pintar konsep dengan panel OLED bernama "Flex In and Out".
Berbeda dengan yang ada di pasaran saat ini, panel layar Flex In and Out bisa ditekuk ke dua arah.
Terakhir, Samsung Display juga mengenalkan teknologi baru layar OLED yang disertai pembaca sidik jari untuk mengecek detak jantung, tekanan darah, hingga kadar stres.
Dengan menggunakan sensor bernama "Organic Photodiode" (OPD), layar tersebut dapat memberikan informasi kesehatan sederhana tersebut.
Bahkan Samsung mengklaim hasil tes tersebut lebih akurat dibanding perangkat wearable seperti jam tangan pintar.
"Sensor layar OLED ini bisa mengukur secara simultan data kesehatan melalui sentuhan jari yang berasal dari kedua tangan, dengan demikian informasi kesehatan yang diberikan lebih akurat dibanding dengan yang sudah ada di perangkat wearable," tutup Samsung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Milad ke-54 DMI Sleman diwarnai penyerahan santunan Rp42 juta kepada marbot. Program perlindungan ini hasil kolaborasi BPJamsostek, Baznas, BSI, dan Pemkab Slem
RSA UGM merekomendasikan sanksi berat kepada perawat DPA terkait komentar nirempati terhadap pasien BPJS di media sosial. Sejak Jumat, DPA dilarang praktik samb
Work-life balance kini menjadi prioritas utama pekerja. Simak daftar 25 profesi bergaji tinggi hingga miliaran rupiah per tahun dengan keseimbangan hidup terbai
DPRD Gunungkidul telah menyelesaikan empat raperda dan optimistis menuntaskan 12 Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2026, termasuk aturan reklam
YG Entertainment pastikan Jisoo, Jennie, Rosé, dan Lisa hadir lengkap di acara 10 tahun BLACKPINK di Seoul, 8 Agustus. Acara 40 penggemar di Museum Nasional Kor
Oman gratiskan visa turis 14 hari untuk wisatawan dari lebih 100 negara mulai 3 Agustus 2026. Cek daftar negara dan syarat masuk di sini.