BMKG Waspadai Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah Sabtu Ini
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang di sejumlah kota pada Sabtu, disertai cuaca berawan, udara kabur, asap, dan kabut
Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA—Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) tengah memetakan kebutuhan akan kecepatan Internet. Upaya ini untuk mendukung transformasi ekonomi digital demi mencapai visi Indonesia Emas tahun 2045.
Sekretaris Jenderal Kemenkominfo Mira Tayyiba mengatakan teknologi digital adalah hal terpenting untuk mendukung transformasi ekonomi. Pemetaan itu pun menurutnya menjadi bagian dari rencana induk atau masterplan infrastruktur digital.
Baca Juga: Dukung Pemerataan Penggunaan Internet, Ada Provider Baru Masuk Jogja
"Infrastruktur ini pekerjaan tanpa henti. Karena pertama kita harus memastikan coverage-nya. Yang kedua kualitasnya, misalnya kecepatan," kata Mira dalam kegiatan 5th Indonesia Fintech Summit and Expo 2023 di Jakarta, Jumat (24/11/2023).
Saat ini, menurutnya rata-rata kecepatan Internet di Indonesia yakni 20 mbps (megabit per detik), sedangkan di kota-kota besar yakni 30 mbps. Dalam lima tahun ke depan, dia pun menargetkan kecepatan Internet rata-rata secara nasional bisa mencapai 100 mbps.
Baca Juga: Perkuat Digitalisasi di Masyarakat, Pemkot Persilahkan Swasta Masuk Investasi Jaringan Internet
Guna mencapai hal itu, Mira mengatakan Kemenkominfo kini tengah menyiapkan sejumlah langkah, baik dari sisi jumlah spektrum frekuensi, pengaturan wilayah pembangunan, hingga bentuk insentifnya.
Di samping menyiapkan infrastruktur, menurutnya pembangunan sumber daya manusia untuk mendukung operasional teknologi digital juga merupakan unsur yang penting.
Baca Juga: Gawat! 63 Juta Warga Indonesia Belum Menikmati Internet
Menurut Mira, ketika infrastruktur sudah mendukung dan pelayanan sudah memadai, maka hal itu harus bisa menghasilkan nilai ekonomi. Ia menilai visi Indonesia Emas salah satunya membawa Indonesia menjadi negara dengan ekonomi terkuat ketiga di dunia.
"Karena SDM-nya itu harus bisa melakukan aktivitas, menggunakan semua infrastruktur itu sehingga ada nilai ekonominya," kata Mira.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang di sejumlah kota pada Sabtu, disertai cuaca berawan, udara kabur, asap, dan kabut
KPK memastikan kepulan asap di Gedung Merah Putih bukan kebakaran. Asap berasal dari sistem fire fighting yang aktif setelah mendeteksi fogging.
PT Gama Multi Usaha Mandiri resmi meluncurkan Boulevard Coffee & Eatery di Wisma Kagama, Jumat (28/8/2026). Langkah ini menjadi terobosan baru dalam mengintegra
Pemkab Bantul menyiapkan Rp2,4 miliar untuk membangun sekitar 16 sumur bor di wilayah rawan kekeringan melalui APBD Perubahan 2026.
Ribuan warga mengikuti senam bersama di Alun-Alun Selatan Yogyakarta, Sabtu (29/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Festival Mustika Rasa 2026
Disertasi Abdul Kadir Bubu di FH UII menyoroti ketimpangan relasi rakyat dan DPR serta menawarkan rekonstruksi kedaulatan rakyat.