85 Persen Populasi di Asia Tenggara Jadi Penonton YouTube
Angka penonton YouTube dilaporkan mencapai 85% populasi di Asia Tenggara atau setara dengan 290 juta jiwa pada 2024. YouTube juga mencatatkan diri sebagai tujua
Pernyataan Elon Musk - Twitter
Harianjogja.com, JAKARTA – Kehadiran satelit Starlink di Indonesia direspons beragam oleh masyarakat. Termasuk kalangan pakar keamanan siber yang mengingatkan pemerintah terkait dampak dan potensi bahaya dari satelit milik Elon Musk itu.
Menurut Kepala Lembaga Riset Keamanan Siber CISSReC Pratama Persadha, potensi ancaman pertama adalah ketergantungan yang signifikan kepada layanan internet satelit yang dioperasikan oleh perusahaan asing.
BACA JUGA: Pakar Keamanan Siber Mendorong Dibentuknya Lembaga Perlindungan Data Pribadi
“[Kondisi ini] dapat menyebabkan negara kurang memiliki kontrol langsung atas infrastruktur tersebut, di mana negara mungkin tidak dapat mengambil tindakan yang diperlukan dalam situasi darurat atau konflik,” kata Pratama via keterangan resmi, Kamis (23/5/2024).
Ketergantungan yang berlebihan kepada layanan internet satelit yang dioperasikan oleh perusahaan asing dinilai bisa membuat negara rentan terhadap campur tangan asing dalam operasional infrastruktur komunikasi.
Negara, jelasnya, berisiko kehilangan kontrol penuh atas jaringan, termasuk kemampuan untuk menghentikan atau mengalihkan layanan sesuai dengan kebijakan nasional dalam situasi darurat.
“Jika akses ke layanan tersebut terganggu atau dihentikan oleh negara asing atau entitas jahat, ini dapat mengganggu kemampuan negara untuk berkoordinasi dan mengambil tindakan yang efektif dalam situasi darurat atau konflik,” ujarnya.
Gangguan atau penghentian akses ke layanan ini oleh negara asing dapat mengganggu fungsi-fungsi penting yang melibatkan keamanan nasional, seperti koordinasi dalam respons bencana alam, tindakan militer, serta penegakan hukum.
Dia menyontohkan kasus ketergantungan terhadap Starlink oleh Ukraina. Pada 28 Februari 2022, Starlink memberikan akses internet gratis kepada pemerintah Ukrania. Setelah cukup lama menggunakan layanan ini, pada 30 September 2022 Starlink menghentikan layanannya.
“Hal ini akan sangat mengancam nyawa prajurit Ukraina yang sedang berada di medan pertempuran karena Starlink dipergunakan oleh Ukraina sebagai media komunikasi dengan prajuit yang sedang bertugas di medan pertempuran,” kata Pratama.
Potensi ancaman kedaulatan siber lainnya adalah adanya akses yang tidak diinginkan dari negara-negara asing atau entitas jahat terhadap infrastruktur satelit untuk tujuan jahat, seperti mata-mata atau serangan siber.
Menurutnya, ancaman siber terhadap infrastruktur satelit dapat menjadi masalah serius. Serangan siber yang berhasil dapat mempengaruhi operasional satelit, merusak atau mematikan satelit, mencuri informasi penting, atau mengganggu komunikasi.
Terkait dengan potensi-potensi bahaya tersebut, dia meminta pemerintah waspada dengan status Starlink yang notabene merupakan perusahaan asing. Selain itu, sambungnya, jika memang ada sektor-sektor kritikal yang hanya bisa dijangkau oleh layanan internet melalui satelit, sebenarnya bisa menggunakan layanan VSAT yang juga banyak dimiliki oleh ISP lokal di Tanah Air.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Angka penonton YouTube dilaporkan mencapai 85% populasi di Asia Tenggara atau setara dengan 290 juta jiwa pada 2024. YouTube juga mencatatkan diri sebagai tujua
Ramalan zodiak 13 Mei 2026: Aries & Scorpio waspadai konflik asmara. Ada pengeluaran mendadak. Simak saran untuk 12 zodiak agar hari lebih tenang.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin tampil dominan dan menang hanya 23 menit pada hari pertama Thailand Open 2026 di Bangkok.
Tanggal 13 Mei diperingati sebagai World Cocktail Day, World Fair Trade Day, dan National Apple Pie Day.
Penguatan karakter anak dinilai menjadi bekal penting untuk menghadapi perkembangan zaman yang semakin cepat
Polresta Jogja menegaskan bahwa seluruh layanan SIM Keliling hanya melayani perpanjangan SIM A dan SIM C yang masih berlaku.