Dugaan Love Scamming di Semarang, 4 WNA China Ditangkap
Imigrasi Semarang mengungkap dugaan love scamming internasional. Empat WN China diamankan bersama ratusan ponsel dan perangkat elektronik.
Logo Apple - ist/apple inc
Harianjogja.com, JAKARTA—Apple bakal merilis ponsel lipat iPhone pada 2027. Perusahaan ini butuh waktu agar dapat memproduksi ponsel lipat yang andal.
Menurut laporan dari TrendForce seperti dilansir dari Mint, keputusan Apple untuk menunda peluncuran ponsel lipatnya disebabkan oleh persyaratan ketat perusahaan terhadap lipatan dan keandalan. Dengan mengutamakan daya tahan dan kinerja mekanisme lipat, Apple ingin menciptakan pengalaman tampilan mulus yang memenuhi standar tingginya.
Perusahaan dilaporkan masih dalam tahap evaluasi pengembangan iPhone Fold. Berbagai komponen dan menguji kinerjanya untuk memastikan memenuhi tolok ukur kualitas Apple. Berita ini mungkin mengecewakan para penggemar yang sudah tidak sabar menunggu peluncuran iPhone yang dapat dilipat, tetapi pakar industri percaya bahwa komitmen Apple terhadap kualitas dan kepuasan pelanggan pantas untuk ditunggu.
Baca Juga
Tak Hanya Indonesia, Apple Berambisi Kuasai Asia Tenggara
Apple Bakal Berinvestasi di Indonesia, Menkominfo: RI Dilihat Seluruh Dunia
CEO Apple Ingin Ikut Kembangkan IKN Jadi Smart City
Dengan meluangkan waktu untuk mengembangkan dan menyempurnakan komponen-komponen yang diperlukan, Apple memastikan bahwa ponsel lipatnya tidak hanya inovatif tetapi juga dapat diandalkan dan tahan lama. “Kami tidak hanya fokus untuk mengeluarkan produk dengan cepat,” kata laporan itu, mengutip juru bicara Apple.
“Kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman pengguna yang luar biasa, dan itu berarti meluangkan waktu untuk memperbaikinya. Kami yakin ponsel lipat kami layak untuk ditunggu.” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Imigrasi Semarang mengungkap dugaan love scamming internasional. Empat WN China diamankan bersama ratusan ponsel dan perangkat elektronik.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.
Australia memperketat larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun dengan menaikkan denda hingga Rp1,1 triliun dan memperluas pengawasan.