Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Deddy Corbuzier: Hati Saya Sangat Hancur
Deddy Corbuzier ungkap duka mendalam atas meninggalnya Vidi Aldiano. Kepergian rekan duet di Podhub ini meninggalkan luka bagi industri hiburan.
Logo Apple - ist/apple inc
Harianjogja.com, JAKARTA—Apple bakal merilis ponsel lipat iPhone pada 2027. Perusahaan ini butuh waktu agar dapat memproduksi ponsel lipat yang andal.
Menurut laporan dari TrendForce seperti dilansir dari Mint, keputusan Apple untuk menunda peluncuran ponsel lipatnya disebabkan oleh persyaratan ketat perusahaan terhadap lipatan dan keandalan. Dengan mengutamakan daya tahan dan kinerja mekanisme lipat, Apple ingin menciptakan pengalaman tampilan mulus yang memenuhi standar tingginya.
Perusahaan dilaporkan masih dalam tahap evaluasi pengembangan iPhone Fold. Berbagai komponen dan menguji kinerjanya untuk memastikan memenuhi tolok ukur kualitas Apple. Berita ini mungkin mengecewakan para penggemar yang sudah tidak sabar menunggu peluncuran iPhone yang dapat dilipat, tetapi pakar industri percaya bahwa komitmen Apple terhadap kualitas dan kepuasan pelanggan pantas untuk ditunggu.
Baca Juga
Tak Hanya Indonesia, Apple Berambisi Kuasai Asia Tenggara
Apple Bakal Berinvestasi di Indonesia, Menkominfo: RI Dilihat Seluruh Dunia
CEO Apple Ingin Ikut Kembangkan IKN Jadi Smart City
Dengan meluangkan waktu untuk mengembangkan dan menyempurnakan komponen-komponen yang diperlukan, Apple memastikan bahwa ponsel lipatnya tidak hanya inovatif tetapi juga dapat diandalkan dan tahan lama. “Kami tidak hanya fokus untuk mengeluarkan produk dengan cepat,” kata laporan itu, mengutip juru bicara Apple.
“Kami berkomitmen untuk memberikan pengalaman pengguna yang luar biasa, dan itu berarti meluangkan waktu untuk memperbaikinya. Kami yakin ponsel lipat kami layak untuk ditunggu.” tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Deddy Corbuzier ungkap duka mendalam atas meninggalnya Vidi Aldiano. Kepergian rekan duet di Podhub ini meninggalkan luka bagi industri hiburan.
Kejagung masih menyelidiki dugaan pengurusan perkara yang menyeret Aspidum Kejati Sumsel Atang Pujiyanto.
Afgan menyiapkan 30 lagu hit untuk konser Retrospektif di Jakarta pada Juli 2026, termasuk Terima Kasih Cinta hingga Panah Asmara.
KNKT masih menyelidiki penyebab kecelakaan KRL di Bekasi Timur dengan memeriksa CCTV, black box, dan sistem persinyalan kereta.
IDAI mengingatkan bahaya monkey malaria yang menular lewat nyamuk dari monyet ke manusia dan bisa memicu infeksi berat hingga kematian.
Prabowo menargetkan 30 ribu Kopdes Merah Putih beroperasi pada Juli 2026 untuk memperkuat ekonomi desa di seluruh Indonesia.