Anggaran Jalan Kunduran-Blora Dipangkas, Perbaikan Disesuaikan
Anggaran perbaikan Jalan Kunduran-Blora direvisi dari Rp14 miliar menjadi Rp2 miliar. DED pekerjaan pun disesuaikan dengan alokasi terbaru.
Ilustrasi peretasan/Pixabay
Harianjogja.com, JOGJA—Wi-Fi publik cukup populer di kafe, bandara maupun ruang publik lainnya saat ini bermunculan. Akan tetapi kewaspadaan harus ditingkatkan saat menggunakan fasilitas ini untuk memastikan keamanan data pribadi terlindungi.
Dilansir Antara Sabtu (6/7/2024) para ahli Kaspersky telah menyusun serangkaian praktik aman saat menggunakan jaringan tidak terbatas ini. Wi-Fi publik adalah cara nyaman untuk tetap terhubung saat bepergian. Namun, penting untuk menyadari pertimbangan keamanan saat menyambung ke jaringan ini.
Terkadang, penjahat siber membuat jaringan Wi-Fi palsu atau menyusupi jaringan yang sudah ada. Mereka mungkin menggunakan nama yang sangat mirip dengan jaringan yang sah untuk mengelabui pengguna agar terhubung. Setelah terhubung, informasi pribadi seperti login media sosial, detail perbankan, dan alamat email menjadi rentan terhadap intersepsi dan penyalahgunaan.
Terlepas dari kekhawatiran ini, ada cara efektif yang dapat dilakukan pengguna untuk melindungi diri dan memastikan data tetap aman. Untuk mencegah risiko dunia maya yang tidak perlu, para ahli Kaspersky merekomendasikan sejumlah hal yang bisa dilakukan.
Pertama, mereka menyarankan untuk menggunakan jaringan Wi-Fi publik hanya jika benar-benar diperlukan karena potensi kerentanan keamanannya. Kedua, saat menggunakan Wi-Fi publik, mengonfirmasi keabsahan jaringan dengan staf fasilitas dapat membantu mencegah koneksi ke jaringan palsu yang mungkin menangkap informasi pribadi.
Selanjutnya, perhatikan halaman login jaringan Wi-Fi publik. Jika ia meminta kredensial login melalui platform eksternal seperti jejaring sosial, ini adalah tanda peringatan. Permintaan tersebut dapat mengindikasikan upaya phishing yang bertujuan untuk mencuri informasi pribadi.
Para ahli Kaspersky juga menyarankan untuk menghindari transaksi sensitif di Wi-Fi publik. Hindari akses situs web yang memerlukan informasi login, khususnya layanan keuangan, saat terhubung ke Wi-Fi publik. Praktik ini secara signifikan mengurangi risiko intersepsi data sensitif.
Terakhir, tingkatkan privasi dan keamanan dengan VPN. Menggunakan VPN saat menggunakan Wi-Fi publik dapat meningkatkan privasi internet seseorang secara signifikan.
VPN modern mengenkripsi data dan melindungi aktivitas online dari akses tidak sah, dan penggunaannya tidak terlalu memengaruhi kecepatan internet, sehingga cocok untuk digunakan terus-menerus. “Meskipun VPN dipandang sebagai alat untuk situasi khusus, mereka juga dapat menjadi langkah keamanan siber untuk penggunaan sehari-hari," kata Pakar analisis konten web di Kaspersky Anna Larkina.
Anna mengatakan dengan tetap mengaktifkan VPN, pengguna meningkatkan keamanan mereka dan memastikan perlindungan privasi berkelanjutan, memperkuat pertahanan mereka terhadap risiko-risiko yang ada di ruang digital.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Anggaran perbaikan Jalan Kunduran-Blora direvisi dari Rp14 miliar menjadi Rp2 miliar. DED pekerjaan pun disesuaikan dengan alokasi terbaru.
Gempa M7,1 di Jepang diduga berkaitan dengan sesar yang belum retak sejak gempa besar 2016. Ahli ungkap potensi gempa susulan.
KPK menahan anggota DPRD Jatim Moch Mahrus terkait dugaan suap dana hibah pokmas kepada Anwar Sadad.
PSIM Jogja masih mengevaluasi masa depan Nermin Haljeta jelang Super League 2026/2027, sementara Franco Ramos dipastikan bertahan.
BBPOM Yogyakarta mempercepat penerbitan NIE bagi UMKM pangan olahan agar produk lokal Jogja aman, bermutu, dan mampu bersaing.
Wapres Gibran bertemu Hun Many membahas reformasi birokrasi, olahraga, serta penanganan TPPO terkait penipuan daring.