900 Ton Gandum Sudah Dikirim ke Palestina, Laju Peduli Ungkap Sumbernya
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
teknologi baskara uv.ist
Harianjogja.com, JOGJA— Salah satu teknologi ultraviolet (UV) ramah lingkungan dirancang khusus untuk pengolahan air dalam industri akuakultur yang dinamakan Baskara UV.
Teknologi UV menggunakan sinar ultraviolet dengan panjang gelombang tertentu antara 200-270 nm untuk menonaktifkan mikroorganisme patogen seperti bakteri, virus, dan parasit.
Teknologi UV bekerja dengan menggunakan radiasi sinar ultraviolet untuk menonaktifkan mikroorganisme patogen seperti bakteri, virus, dan parasit dengan merusak DNA mereka, sehingga mereka tidak dapat berkembang biak atau menyebabkan infeksi.
Proses ini dinilai sangat efektif tanpa memerlukan bahan kimia tambahan, sehingga tidak meninggalkan residu berbahaya dalam air. "Teknologi ini menawarkan solusi efektif dan berkelanjutan untuk menggantikan penggunaan kaporit/chlorine dalam menjaga kualitas air," kata CEO FisTx Indonesia Rois Mubarok melalui siaran persnya, Sabtu (20/7/2024).
Dia mengatakan bahwa dalam industri akuakultur, kualitas air merupakan faktor kunci yang menentukan kesehatan dan pertumbuhan organisme air. "Selama bertahun-tahun, kaporit atau chlorine telah menjadi solusi utama untuk mensterilkan air, tetapi metode ini memiliki kelemahan signifikan, termasuk dampak negatif terhadap lingkungan dan potensi efek samping pada organisme air," ujarnya.
Seiring dengan perkembangan teknologi, lanjut Rois, solusi baru yang lebih aman dan efisien kini tersedia: teknologi ultraviolet Baskara (UV). "Teknologi Baskara UV yang kami kembangkan menawarkan alternatif yang lebih ramah lingkungan dan efektif untuk pengolahan air dalam akuakultur, menggantikan kaporit/chlorine sekaligus membanggakan sebagai karya inovasi anak bangsa," katanya.
Rois mengklaim ada banyak keunggulan jika menerapkan teknologi Basakara UV ini. Selain efektivitas tinggi tanpa bahan kimia berbahaya juga ramah lingkungan. "Tidak seperti kaporit/chlorine, teknologi UV tidak meninggalkan residu kimia berbahaya dalam air, sehingga tidak mencemari lingkungan atau mengganggu ekosistem air," katanya.
Lebih dari itu, penggunaan teknologi UV tidak mengubah sifat fisik atau kimiawi air, memastikan bahwa pH, rasa, dan warna air tetap tidak terpengaruh, yang sangat penting untuk kesehatan organisme air. Sistem UV juga mudah dipasang dan dioperasikan, dengan biaya operasional yang lebih rendah karena tidak memerlukan pembelian bahan kimia secara terus-menerus.
"Intinya, pengoperasian teknologi UV ini mudah dan berbiaya rendah. Yang terpenting lagi, pemeliharaan kualitas air menjadi lebih optimal," terangnya.
BACA JUGA: Jepang Punya Teknologi AI yang Bisa Deteksi Rasa Sakit pada Kucing
Dengan berbagai keunggulan itu, sambung Rois, teknologi UV dapat diterapkan di berbagai segmen akuakultur. Seperti pembibitan untuk penyediaan air dengan baku mutu yang optimal, kolam pemeliharaan agar air bersih dan bebas patogen hingga Sistem Resirkulasi Akuakultur atau RAS.
Teknologi ini juga bisa diterapkan di akuarium komersial maupun publik untuk menjaga kesehatan dan tampilan yang baik dari spesies yang dipamerkan. "Pengolahan air limbah dari fasilitas akuakultur juga bisa memanfaatkan teknologi UV. Ini untuk memastikan bahwa air yang dibuang kembali ke lingkungan bebas dari patogen dan tidak berbahaya," katanya.
Dia mengklaim, teknologi Baskara UV sudah dikembangkan dan diterapkan di berbagai proyek akuakultur di Indonesia. Mulai Bangka Belitung, Lampung, Tegal, Jogja, Pacitan, Bali, Sumbawa, Barru, Parigi, dan beberapa daerah di Indonesia lainnya.
"Kami bangga dapat menghadirkan teknologi yang tidak hanya efektif tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan. Ini adalah langkah penting bagi industri akuakultur dan bukti bahwa anak bangsa mampu menciptakan inovasi yang berdampak global terutama Indonesia," kata Rois.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Ceko vs Kroasia membuka Grup A3 Nations League 2026/2027. Simak jadwal, kondisi tim, rekor pertemuan, dan prediksi susunan pemain.
Kenapa tiket pesawat domestik bisa lebih mahal dari luar negeri? Ini faktor avtur, pajak, persaingan, kapasitas, dan jarak penerbangan.
Indonesia naik ke peringkat 14 klasemen medali Asian Games 2026 setelah Rahmat Erwin Abdullah meraih emas angkat besi.
Trem listrik Bandara-Canggu ditargetkan mulai dibangun Maret 2027. Simak rute, kapasitas, waktu tempuh, dan jadwal operasinya.
Daftar 10 SUV irit BBM di Indonesia, lengkap dengan spesifikasi, konsumsi bahan bakar, dan estimasi harga masing-masing.