Emas Antam Tembus Rp2,65 Juta/Gram, Ini Daftar Harga Terbaru
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Ilustrasi pasokan BBM/ Ist
Harianjogja.com, JOGJA– PT Pertamina Patra Niaga termasuk Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) terus menggalakkan pendaftaran QR Code untuk pembelian BBM jenis Pertalite. Tujuan penerapan pembelian Pertalite dengan menggunakan QR Code untuk penerapan pengguna BBM subsidi Pertalite.
Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) PT Pertamina Patra Niaga, Brasto Galih Nugroho mengungkapkan, konsumen cukup mudah untuk mendaftar Program Subsidi Tepat yakni melalui website http://subsiditepat.mypertamina.id/.
“Setelah mendaftar melalui website http://subsiditepat.mypertamina.id/, konsumen akan mendapatkan QR Code," katanya Brasto, Selasa (3/9/2024).
BACA JUGA: Bunda, Begini Cara Mencegah Anak Kecanduan Bermain Video Game
Dia menjelaskan bahwa pengguna perlu menyediakan dokumen yang perlu disiapkan saat pendaftaran. Di antaranya adalah foto KTP, foto diri, foto STNK (tampak depan dan belakang), foto kendaraan tampak keseluruhan, foto kendaraan tampak depan nomor polisi dan foto KIR bagi kendaraan pengguna KIR.
"Untuk seluruh dokumen agar dipastikan terbaca dengan jelas dan dikirim dalam format foto (jpg). Selain itu, agar memastikan foto yang diunggah jelas tidak pecah dengan resolusi tinggi agar memudahkan proses verifikasi,” jelas Brasto.
Dia menekankan agar dokumen yang diunggah merupakan format foto (jpg) dan dalam resolusi yang tinggi dan jelas agar proses verifikasi menjadi lebih mudah.
Hingga 2 September 2024, PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah mencatat jumlah pendaftar QR Code Pertalite untuk wilayah Provinsi Jawa Tengah (Jateng) sebanyak 755.190 pendaftar dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sebanyak 96.521 pendaftar yang telah terverifikasi atau mendapatkan QR Code.
Sementara itu, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari menjelaskan bahwa sebagai bagian dari penugasan pemerintah untuk memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi, Pertamina Patra Niaga terus menjalankan komitmennya dalam penyediaan Pertalite sesuai dengan kuota dan titik layanan jual yang telah ditetapkan BPH Migas.
“Untuk itu, Pertamina Patra Niaga mengajak seluruh masyarakat untuk bijak dalam menggunakan BBM subsidi dan membantu pemerintah mengidentifikasi siapa saja pengguna BBM bersubsidi dari penggunaan QR Code sebagai syarat untuk menggunakan BBM Pertalite,” tutur Heppy.
Tujuan adanya program Subsidi Tepat adalah untuk mendata kendaraan yang menggunakan BBM bersubsidi Pertalite. Sama dengan penerapan QR Code Solar subsidi yang telah berjalan, program QR Code Pertalite sebagai bentuk Upaya perusahaan dalam melakukan pencatatan Pertalite secara lebih baik dan transparan.
Sesuai Kepmen ESDM No. 37.K/HK.02/MEM.M/2022, Pertalite (RON 90) ditetapkan sebagai BBM Penugasan oleh Pemerintah, sehingga diperlukan langkah agar BBM subsidi termasuk Pertalite lebih tepat sasaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Kemenkeu menyiapkan pertemuan dengan pimpinan BI usai Perry Warjiyo mengundurkan diri sebagai Gubernur Bank Indonesia.
Pemkab Kulonprogo mengeluhkan minimnya keterlibatan dalam program MBG dan menyoroti sebaran SPPG yang belum merata di wilayahnya.
Kabupaten Bantul akan memasok 250 ton sampah per hari untuk mendukung operasional PSEL Piyungan yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2028.
Xpeng melakukan recall 33.473 unit X9 di China akibat potensi kebocoran pada suspensi udara depan. Perbaikan gratis akan dimulai pada 28 Agustus 2026.
" kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya DPRD Sleman mempelajari strategi komunikasi publik yang diterapkan Pemerintah Kota Surabaya,"