Adopsi AI Dinilai Jadi Strategi Bisnis Jangka Panjang

Newswire
Newswire Minggu, 27 Oktober 2024 22:37 WIB
Adopsi AI Dinilai Jadi Strategi Bisnis Jangka Panjang

Artificial Intelligence alias kecerdasan buatan - Ilustrasi/Freepik

Harianjogja.com, JAKARTA—IT Project Manager Bank Negara Indonesia (BNI), Bagus Chandra Wibawa, menilai bahwa integrasi kecerdasan artifisial (AI) di perusahaan bukan hanya soal teknologi, tetapi juga merupakan bagian dari strategi bisnis jangka panjang.

"AI dapat mempercepat proses dan memberikan solusi yang lebih cepat serta akurat di berbagai sektor seperti perbankan. Namun, keberhasilannya sangat bergantung pada kesiapan SDM dan keselarasan visi perusahaan," ucap Bagus dalam rilis pers yang diterima, Minggu.

Hal itu dikatakannya dalam diskusi panel AI Dalam 3 Babak: Dari Eksperimen ke Transformasi Industri dengan Next Gen AI, di Auditorium MRPQ Fakultas Teknik, Universitas Indonesia, Depok, Jawa Barat, Sabtu (26/10/2024).

Pada kesempatan tersebut, Bagus juga menekankan bahwa salah satu tantangan utama dalam penerapan AI adalah mencari talenta yang tidak hanya memahami teori tetapi juga memiliki kemampuan menerapkan teknologi ini dalam proyek nyata.

Menurutnya, AI, khususnya Next Gen AI, membutuhkan kombinasi keterampilan teknis dan pemahaman bisnis.

Sebagai alumni Teknik Elektro UI, Chandra menyatakan pentingnya kolaborasi antara industri dan kampus untuk menjembatani kesenjangan talenta. "Kolaborasi ini penting untuk memastikan lulusan siap menghadapi tantangan teknologi dan AI di masa depan," kata dia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Arief Junianto
Arief Junianto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online