Iran Ajukan 3 Syarat Pembukaan Selat Hormuz ke AS
Iran mengajukan syarat kepada AS untuk membuka Selat Hormuz, termasuk penghentian perang dan pengembalian aset yang dibekukan.
Ilustrasi Media Sosial - Freepik
Harianjogaja.com, JAKARTA—Perusahaan teknologi Meta makin serius menangani konten SPAM di Facebook, dan cara terbaru yang digunakannya ialah dengan menindak akun yang mengakal-akali algoritma perusahaan.
Diumumkan secara resmi oleh Meta, Kamis (24/4/2025), perusahaan menyebutkan akan menindak akun yang mencoba mengakali algoritma dengan kiriman yang panjang dan banyak tagar.
Platform tersebut juga mengambil tindakan terhadap akun yang membuat kiriman dengan teks yang sama sekali tidak terkait dengan gambar.
Jika Meta menangkap akun kreator dengan kiriman jenis ini, maka perusahaan akan membatasi konten mereka hanya untuk pengikut, dan akun itu tidak akan lagi dibayar untuk kontennya tersebut.
Contohnya seperti unggahan dengan berisi gambar anjing namun disertai dengan deskripsi yang tidak sesuai yaitu 10 Fakta #PESAWAT TERBAIK.
Contoh lain termasuk kiriman panjang yang menggambarkan betapa hebatnya mobil, dengan beberapa tagar seperti "#VIRALCONTENT," "#LIKEFORLIKE," dan "#BOOST," yang tercantum di bagian bawah.
BACA JUGA: Pemkab Bantul Luncurkan Program Cek Kesehatan Gratis untuk ASN
"Konten spam dapat menghalangi kemampuan seseorang untuk pada akhirnya didengarkan suaranya, terlepas dari sudut pandangnya, itulah sebabnya kami menargetkan perilaku yang merupakan distribusi dan monetisasi gim," kata Meta.
Meta juga dapat membatasi jangkauan pengguna yang membuat ratusan akun untuk berbagi konten spam yang sama, dan akan membuat mereka tidak memenuhi syarat untuk monetisasi.
Langkah tersebut diambil karena perusahaan menilai sebagian besar akun ini membuat kiriman spam untuk mendapatkan lebih banyak pengikut, meningkatkan jumlah penayangan, dan memperoleh keuntungan monetisasi yang tidak adil.
Selain itu, Meta akan mengurangi visibilitas komentar yang diidentifikasi sebagai keterlibatan palsu yang terkoordinasi.
Meta juga menguji fitur yang akan memungkinkan pengguna memberi tahu Facebook jika suatu komentar tidak berguna, dan menambahkan alat moderasi yang memungkinkan pemilik halaman mendeteksi dan secara otomatis menyembunyikan komentar dari pengguna yang tampaknya meniru orang lain.
Pembaruan ini hadir setelah beberapa minggu lalu Facebook meluncurkan fitur "new Friends Tab" di AS, memungkinkan pengguna menghilangkan rekomendasi algoritma dan menunjukkan konten hanya yang diunggah oleh temannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Iran mengajukan syarat kepada AS untuk membuka Selat Hormuz, termasuk penghentian perang dan pengembalian aset yang dibekukan.
Residivis WAG alias Gus W menipu warga Boyolali Rp105,3 juta dengan modus ritual spiritual. Uang hasil kejahatan dipakai untuk judi online.
DPRD Kabupaten Magelang terus memperkuat pelestarian seni dan budaya sebagai bagian dari pembangunan karakter masyarakat.
DPRD Jogja mendorong tiang PJU dimanfaatkan untuk fiber optik dan smart pole guna menata kabel serta meningkatkan PAD.
Menkeu Purbaya menegaskan tak ada pajak baru khusus rumah kontrakan. Penghasilan sewa properti tetap menjadi objek PPh sesuai aturan.
Daftar harga HP ZTE terbaru 2026 mulai Rp999.000, dari Blade A35, Blade A72 hingga Nubia V60 lengkap dengan spesifikasinya