Taj Yasin Minta Seluruh OPD Jateng Contek Pengembangan Desa Kranggan
"Desa Kranggan luar biasa majunya. Ini yang terus kita potret. Kita tadi ajak sebagian kepala dinas kita untuk melihat langsung bagaimana desa ini berkembang"
Petugas PLN melayani pemindahan meteran warga. - ist/PLN
SEMARANG—KWh Meter atau sering disebut dengan Meteran Listrik merupakan perangkat penting yang hampir selalu ada di setiap rumah, terutama bagi pelanggan PT PLN (Persero). Namun, masih banyak pelanggan yang belum mengetahui, bahwa memindahkan kWh Meter tanpa izin dan pengawasan dari PLN dapat menimbulkan dampak yang berbahaya.
Sebagai perangkat kelistrikan, kWh Meter tetap memiliki tegangan listrik di dalamnya, meskipun arus listrik sedang tidak mengalir/ posisi mati. Hal ini membuat potensi tersengat listrik tetap ada dan tidak boleh dianggap remeh.
Tak hanya berbahaya, tindakan memindahkan kWh meter tanpa seizin PLN juga dapat mengakibatkan sanksi/ denda. Sebab kWh meter merupakan aset milik PLN sehingga setiap pemindahan atau perubahan posisinya harus melalui prosedur resmi dan sepengetahuan PLN.
Menanggapi hal ini, ternyata PLN mengimbau masyarakat untuk tidak khawatir. Pelanggan yang ingin memindahkan kWh meter, misalnya karena renovasi rumah, dapat mengajukan permohonan secara resmi kepada PLN.
Untuk mengakses layanan tersebut Pelanggan cukup membuka menu Pengaduan di aplikasi PLN Mobile lalu pilih Permasalahan kWh meter. Selain melalui aplikasi PLN Mobile, Pelanggan juga dapat mengakses layanan tersebut melalui telepon ke Contact Center PLN 123 atau datang langsung ke kantor PLN Unit Layanan (UL) terdekat.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Tengah dan DIY, Sugeng Widodo menjelaskan bahwa Pelanggan memiliki hak untuk mengajukan permohonan pemindahan kWh Meter, selama sesuai dengan prosedur yang berlaku.
"Jika ingin merenovasi rumah atau sebab lain sehingga membutuhkan pemindahan kWh Meter, PLN siap melayani dengan baik. KWh meter merupakan aset milik PLN sebagaimana tercantum dalam Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL)", ungkap Sugeng.
Ia juga menambahkan pengawasan PLN sangat penting untuk memastikan kWh meter digunakan sesuai dengan lokasi dan peruntukannya. Hal ini juga sebagai upaya mencegah penyalahgunaan atau praktik jual beli kWh meter ilegal oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.
"Dengan pengawasan ketat dari PLN, kami berharap pelanggan semakin aman dan nyaman dalam menggunakan listrik," tutup Sugeng. (***)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
"Desa Kranggan luar biasa majunya. Ini yang terus kita potret. Kita tadi ajak sebagian kepala dinas kita untuk melihat langsung bagaimana desa ini berkembang"
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Pertamina mempercepat distribusi BBM subsidi di Madura untuk mengurai antrean Pertalite dan Solar di sejumlah SPBU di empat kabupaten.