Dompet Dhuafa Gulirkan Bestian Sama Yatim
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
penAI memperbaharui model kecerdasan artifisial (AI) terbarunya, GPT-5, untuk membuat interaksi dengan pengguna terasa lebih ramah dan seperti bicara dengan pakar.
Haranjogja.com, JAKARTA - OpenAI memperbaharui model kecerdasan artifisial (AI) terbarunya, GPT-5, untuk membuat interaksi dengan pengguna terasa lebih ramah dan seperti bicara dengan pakar.
Dilansir dari Tech Crunch pada Senin, perusahaan menyebut perubahan ini bersifat halus, seperti penambahan respons ringan seperti “pertanyaan bagus” atau “awal yang baik,” yang ditujukan agar percakapan lebih natural tanpa terkesan sebagai pujian berlebihan.
Langkah ini diambil setelah peluncuran GPT-5 sempat menuai kritik. CEO OpenAI Sam Altman mengakui peluncuran model tersebut berlangsung “lebih berliku dari yang diharapkan”, dengan sejumlah pengguna menyatakan mereka lebih menyukai model sebelumnya, GPT-4o.
Dalam unggahan di media sosial, OpenAI menegaskan uji internal tidak menunjukkan adanya peningkatan sikap memuji berlebihan dari GPT-5 setelah pembaruan.
Meski dalam pertemuan dengan jurnalis pekan ini OpenAI lebih banyak menyinggung rencana jangka panjang, sorotan tetap tertuju pada peluncuran GPT-5 yang dianggap kurang mulus.
Wakil Presiden OpenAI Nick Turley menyebut versi awal GPT-5 terlalu lugas, sehingga pembaruan ini dimaksudkan untuk memberi kesan lebih hangat bagi para pengguna.
BACA JUGA: Laptop AI Terbaik dan Inovasi Teknologi Terkini ASUS Hadir di Jogja
Diketahui, GPT-5 diklaim sebagai model yang lebih cerdas, lebih cepat, dan lebih kecil kemungkinannya memberikan respons tidak akurat.
Dalam acara konferensi pers, Sam Altman membandingkan model-model AI OpenAI dengan bentuk komunikasi sesuai tingkat pendidikan.
"GPT-3 terasa seperti berbicara dengan siswa SMA," ujarnya.
Lebih lanjut ia mengatakan,"GPT-4 terasa seperti berbicara dengan mahasiswa. GPT-5 adalah pertama kalinya pengguna benar-benar merasa seperti berbicara dengan pakar tingkat PhD".
Layanan GPT-5 dapat digunakan di ChatGPT hanya sebagai satu model, berbeda dengan generasi-generasi pendahulunya yang terbagi menjadi dua model yaitu model biasa dan model penalaran.
Dengan pengembangan yang dilakukan tim OpenAI, nantinya pengguna tidak usah pusing untuk meminta model AI ini melakukan penalaran mendalam karena untuk permintaan dengan hal-hal kompleks dapat dilakukan secara otomatis oleh AI ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Program muliakan anak yatim dengan BesTeam (Bestian Sama Yatim) digulirkan Dompet Dhuafa sebagai bagian rangkaian Tahun Baru Islam 1448 H.
Top Ten News Harianjogja.com Minggu 6 September 2026 merangkum kabar kebakaran DIY, erupsi Anak Krakatau, ekonomi, budaya, hingga olahraga.
Penerbangan Singapura-Jakarta tertunda akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Singapore Airlines menyiapkan hotel dan taksi bagi penumpang terdampak.
Gunung Semeru erupsi Minggu pagi dengan kolom letusan 1.000 meter. Warga diminta menjauhi Besuk Kobokan dan radius 5 km dari kawah.
IRGC Iran mengklaim rudal balistik menghantam kapal perang AS. CENTCOM menyebut kedua kapal berhasil menghindari serangan.
Abu vulkanik mengandung silika yang dapat mengiritasi mata, kulit, dan saluran pernapasan. Simak cara membersihkan abu dari tubuh dengan tepat