Astrid Widayani Raih Penghargaan Darma Bakti di Hari Pramuka ke-65
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Suasana pameran komputer Yogyakomtek 2025 resmi dibuka mulai Sabtu (27/9/2025) hingga Rabu (1/10/2025) mendatang di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM. Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Pameran komputer Yogyakomtek 2025 resmi dibuka mulai Sabtu (27/9/2025) hingga Rabu (1/10/2025) mendatang di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM. Keterlibatan kalangan mahasiswa di event ini agar mereka terus terlibat dalam pengembangan teknologi informasi.
Ketua Panitia Yogyakomtek 2025, A. Willy Sudjono mengatakan pelaksanaan Yogyakomtek tahun ini melibatkan banyak kampus karena pameran tersebut akan kembali ke habitat awal pelaksanaannya. "Kami hidup sejak awal dari kampus dan tahun ini kami melibatkan 300 mahasiswa dari tiga kampus berbeda mulai UGM, ISI Jogja dan Amikom," katanya di sela kegiatan Sabtu (27/9/2025) di GIK UGM.
Selama pelaksanaan Yogyakomtek 2025, pihaknya menyediakan 75 Lapak bagi kalangan mahasiswa untuk menampilkan karya dan inovasinya ke masyarakat. Program ini bertujuan untuk mendorong pengembangan kemampuan kewirausahaan mahasiswa, yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi komunitas pendidikan, serta dunia usaha pada umumnya di masa depan.
BACA JUGA: Semifinalis SFT 2025 Angkat Tema Sport, Tech hingga Environment
"Kami ingin anak-anak muda ini bisa terinspirasi untuk ikut mengembangkan dunia IT, dunia Artificial Intelligence dan sebagainya. Kami kemas Yogyakomtek menjadi festival yang bisa dinikmati semua usia. Kami berikan sentuhan yang menyajikan pengalaman dari pengunjung untuk mencoba, membandingkan, dan terlibat langsung," katanya.
Dalam gelaran tahun ini, Yogyakomtek mengusung tema besar 'Artificial Intelligence Now!' yang dinilai selaras dengan perkembangan dan kebutuhan saat ini. Untuk mendukung tema besar tersebut, rangkaian seminar dan workshop AI menjadi salah satu acara unggulan pada Yogyakomtek 2025 mendatang.
Di samping itu, ada lomba band, cosplay, turnamen eSport, dan K-Pop, yang menjadi rangkaian acara, yang tentunya punya daya tarik tersendiri. Produk yang diusung pun sangat beragam, mulai dari PC desktop, notebook, kamera digital, pinter, scanner, projector, tablet, interactive flat panel, display monitor, peripherals komputer, smartphone, beserta aneka aksesoris.
"Dengan pendekatan experience and play di Yogyakomtek tahun ini, pengunjung akan lebih mengenal, memahami, dan mengalami AI melalui sejumlah aktivitas," ujarnya.
Ke depan, Yogyakomtek akan melibatkan lebih banyak lagi kalangan mahasiswa dari berbagai kampus di Jogja. Mereka akan terlibat dalam penjualan, pameran komik, dan pameran karya mahasiswa sendiri. "Anak-anak muda ini akan menjadi masa depan Indonesia. Kami juga gelar kompetisi coding berhadiah 5000 USD dan Rp10 juta tunai yang akan diberikan kepada pemenang," ujarnya.
Rektor Universitas Amikom Yogyakarta Prof. M. Suyanto yang ikut menghadiri pembukaan Yogyakomtek 2025 mengapresiasi keterlibatan kalangan mahasiswa pada event tersebut. "Ini luar biasa. Seperti kata Ki Hajar Dewantoro, festival ini ya ngerteni, ngelakoni dan ngeroso, kalangan mahasiswa ini bisa terlibat langsung dalam kegiatan ini," ujarnya.
Dia mendukung langkah Yogyakomtek untuk terus melestarikan keterlibatan kalangan mahasiswa. Termasuk mahasiswa Amikom di mana kampus tersebut menjadi pusat studi Artificial Intelligence khususnya perfilman. "Kalau perfilman kami luar biasa karena kami bekerja sama dengan Hollywood," katanya.
Tak hanya itu, pihaknya akan membedah film animasi "Aji Saka" dengan polesan Artificial Intelligence pertama di dunia. "Film animasi pertama di dunia yang dipoles dengan AI. Ini luar biasa. Ini jadi rekor film animasi AI pertama di dunia," kata Suyanto.
Sebelumnya, Ketua Asosiasi Pengusaha Komputer (Apkom) Jogja, Eka Wibawa optimistis pelaksanaan Yogyakomtek 2025 dapat mendatangkan 50 ribu pengunjung. Apalagi, lanjut dia, tema terkait AI menjadi daya tarik dan kebutuhan saat ini. "Melalui Yogyakomtek, kami ingin memberikan pemahaman mengenai implikasi dan implementasi teknologi AI kepada masyarakat," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Astrid Widayani menerima Penghargaan Darma Bakti pada Hari Pramuka ke-65. Kwarcab Surakarta juga meraih Juara II Pembina Gudep Penegak Berprestasi.
Jadwal final bulu tangkis Asian Games 2026 menampilkan Amri/Nita dan Leo/Daniel. Simak jam, lawan, venue, dan siaran langsung.
Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dari 115 dakwaan. Ferran Soriano menegaskan proses hukum masih panjang dan klub akan melawan.
Discord mulai menerapkan verifikasi usia global. Lebih dari 90% pengguna tak perlu unggah ID, tetapi sejumlah fitur akan dibatasi.
Italia menang 4-1 atas Turki di UEFA Nations League. Pio Esposito mencetak gol sekaligus mengukir catatan sejarah bersama Azzurri.
29 September 2026 diperingati sebagai Hari Sarjana Nasional, Hari Jantung Sedunia, hingga Save the Koala Day. Simak enam momen pentingnya.