Megawati Bikin YouTube Hyundai Hillstate Tembus 100 Ribu Subscriber
Megawati Hangestri langsung membawa dampak besar di Hyundai Hillstate. Kanal YouTube klub Korea Selatan itu menembus 100 ribu subscriber jelang debut sang binta
Petugas SPBU hendak melayani pembelian Pertamax Green 95. - Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Hampir seluruh bahan bakar bensin yang dijual di Amerika Serikat (AS) mengandung etanol, dengan kadar yang bervariasi bergantung pada wilayah dan musim.
Menurut data dari US Energy Information Administration (eia.gov), kadar etanol umumnya tidak melebihi 10 persen dari total volume bensin.
Regulasi di AS mewajibkan setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) menampilkan label kadar etanol pada bahan bakar yang dijual.
Alhasil, ada 3 jenis campuran bensin-etanol yang paling sering ditemui di AS adalah E10, E15, dan E85:
- E10, yang berisi 10% Etanol, 90% Bensin. Ini adalah jenis paling umum, bisa digunakan oleh hampir semua mobil tanpa modifikasi.
- E15, yang berisi hingga 15% Etanol, jenis ini kompatibel untuk kendaraan penumpang keluaran tahun 2001 ke atas dan mobil flex-fuel.
- E85, yang berisi 51% hingga 83% Etanol, jenis ini dikategorikan sebagai bahan bakar alternatif. Digunakan secara luas di wilayah Midwest dan tersedia di sekitar 4.300 SPBU.
Meskipun hampir semua mobil dapat menggunakan E10, bahan bakar dengan kadar etanol yang lebih tinggi seperti E15 atau E85 hanya kompatibel untuk jenis kendaraan tertentu.
Mobil flex-fuel biasanya ditandai dengan emblem seperti E85, Flex Fuel, atau FFV. Kendaraan ini dirancang khusus untuk dapat menggunakan campuran etanol dan bensin dalam kadar berapa pun, hingga 85 persen.
Pengaruh Etanol Terhadap Konsumsi Bahan Bakar
Meskipun ramah lingkungan, etanol memiliki kandungan energi per liter yang lebih rendah dibandingkan bensin murni. Hal ini berdampak pada efisiensi jarak tempuh. Kendaraan yang menggunakan campuran etanol akan menempuh jarak yang sedikit lebih pendek dengan volume bahan bakar yang sama.
Contoh E10: Penggunaan E10 dapat menyebabkan penurunan konsumsi bahan bakar sekitar 3 persen dibandingkan dengan bensin tanpa campuran.
Sejarah dan Regulasi Etanol di AS
Penggunaan etanol di AS sebenarnya sudah ada sejak awal perkembangan otomotif, namun penggunaannya melonjak tajam setelah krisis minyak tahun 1973. Pemerintah AS saat itu mendorong penggunaan etanol untuk mengurangi ketergantungan pada impor minyak.
Lonjakan konsumsi ini didorong oleh kebijakan federal, salah satunya adalah program Renewable Fuel Standard (RFS) yang diatur oleh U.S. Environmental Protection Agency (EPA).
Tujuan RFS adalah mewajibkan peningkatan tahunan penggunaan bahan bakar terbarukan di AS. Selain itu, etanol juga mulai menggantikan Methyl Tertiary Butyl Ether (MTBE), bahan tambahan bensin yang dilarang karena mencemari air tanah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Megawati Hangestri langsung membawa dampak besar di Hyundai Hillstate. Kanal YouTube klub Korea Selatan itu menembus 100 ribu subscriber jelang debut sang binta
Presiden Prabowo melantik pimpinan Universitas Republik Indonesia. Lembaga baru ini disiapkan untuk mencetak calon pemimpin bangsa.
Bank Indonesia mencatat uang beredar M2 tumbuh 8,7 persen menjadi Rp10.432,8 triliun pada Juni 2026, didorong penyaluran kredit.
IRGC mengklaim satu tanker meledak saat melintasi Selat Hormuz yang disebut telah dipasangi ranjau. Ketegangan Iran dan AS kembali meningkat.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal PemasyarakatanDIY Muhammad Ali Syeh Banna, menyerahkan secara simbolis SK Pengurangan Masa Pidana
Hotman Paris mundur sebagai kuasa hukum Febrie Adriansyah karena kondisi kesehatan yang memburuk. Ia akan menjalani perawatan di Singapura.