Turki vs Italia di Nations League: Prediksi, Susunan Pemain, dan Jadwal
Turki vs Italia di Nations League 2026 digelar di Bursa. Simak jadwal, kondisi pemain, perkiraan susunan, dan rekor pertemuan kedua tim.
iPhone 17. - Apple
Harianjogja.com, JOGJA—Dewasa ini banyak laporan menunjukkan bahwa pengguna iPhone lebih sering menerima SMS penipuan (dikenal sebagai smishing) dibandingkan pengguna Android. Padahal, iPhone dikenal memiliki sistem keamanan teknis yang kuat. Berikut penjelasannya yang disarikan dari berbagai sumber:
1. Rasa Aman Berlebihan (Security Overconfidence)
Alasan utama peningkatan kasus smishing iPhone adalah tingkat kepercayaan diri pengguna Apple yang terlalu tinggi terhadap keamanan perangkat mereka.
Survei Malwarebytes (2025) menunjukkan bahwa 55% pengguna iPhone merasa perangkat mereka pasti aman, sedangkan hanya 50% pengguna Android yang berpikiran sama.
Rasa aman berlebihan ini membuat sebagian pengguna iPhone kurang waspada terhadap pesan mencurigakan, seperti tautan yang tidak jelas, pesan undian, atau permintaan data pribadi. Akibatnya, mereka justru lebih mudah tertipu oleh skema penipuan yang tampak "resmi".
2. Pengguna iPhone Jadi Target Utama Penjahat Siber
Faktor lain yang tak kalah penting: iPhone adalah perangkat premium dengan basis pengguna luas dan daya beli yang cenderung lebih tinggi.
Hal ini membuat pelaku penipuan lebih tertarik menargetkan pengguna Apple, karena potensi keuntungan finansial mereka lebih besar. Dalam dunia kejahatan digital, semakin besar nilai target, semakin tinggi pula motivasi penyerang.
Oleh karena itu, banyak pesan penipuan disusun seolah-olah "resmi dari Apple" agar terlihat meyakinkan bagi para pengguna.
3. Perilaku Online yang Lebih Berisiko
Beberapa studi menunjukkan bahwa pengguna iPhone memiliki kecenderungan untuk mengambil risiko yang lebih tinggi dalam aktivitas online dibandingkan pengguna Android. Contoh perilaku berisiko ini meliputi:
Kebiasaan tersebut secara langsung meningkatkan peluang mereka menjadi korban phishing atau smishing. Sebaliknya, sebagian pengguna Android cenderung lebih berhati-hati dan rutin menggunakan aplikasi keamanan tambahan.
4. Celah pada Ekosistem Pesan SMS Biasa
Meskipun layanan pesan Apple, iMessage, memiliki keamanan enkripsi yang kuat, tidak semua pesan di iPhone dikirim melalui layanan ini. Ketika penerima pesan tidak menggunakan iPhone, sistem secara otomatis akan beralih ke SMS biasa. SMS biasa ini tidak terenkripsi dan lebih mudah disusupi oleh pesan penipuan. Pelaku smishing sering memanfaatkan celah ini untuk mengirim SMS berisi tautan palsu, seperti skema "paket tertunda" atau "tagihan e-tol belum dibayar".
5. Keamanan Digital Bergantung pada Pengguna, Bukan Hanya Perangkat
Intinya, masalah SMS penipuan iPhone bukan terletak pada kerentanan teknis perangkat dibandingkan Android.
iPhone aman, tetapi penggunanya belum tentu waspada. Sebagian pengguna iPhone merasa brand Apple memberikan "jaminan keamanan," padahal keamanan digital sangat bergantung pada literasi digital dan perilaku pengguna dalam memverifikasi informasi.
Tips Agar Aman dari Smishing:
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Turki vs Italia di Nations League 2026 digelar di Bursa. Simak jadwal, kondisi pemain, perkiraan susunan, dan rekor pertemuan kedua tim.
Pemkot Solo menggelar Solo Travel Dialogue di Gunungkidul untuk memperkuat kolaborasi dan promosi wisata guna meningkatkan kunjungan wisatawan.
PISA 2025 menempatkan Singapura dengan skor membaca tertinggi 535. Indonesia naik 6 poin menjadi 365. Berikut daftar lengkapnya.
Arif Aiman disorot akun Malaysia setelah Indonesia ditahan 0-0. Winger JDT itu disebut lebih hebat dari pemain Timnas Indonesia.
Harga emas Pegadaian 29 September 2026 untuk Antam, Galeri24, dan UBS lengkap dengan harga jual serta buyback berbagai ukuran.
FIFA membahas kemungkinan dana tambahan untuk 211 asosiasi anggota. UEFA dan Concacaf mengusulkan minimal US$10 juta per anggota.