Strategi Jitu Antar Antonelli Perlebar Jarak di Klasemen F1
Kimi Antonelli finis podium ketiga pada F1 GP Hungaria 2026 meski start dari posisi ketujuh. Hasil ini memperlebar keunggulannya di puncak klasemen Formula 1.
Ilustrasi server internet - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Iran memutus akses internet secara nasional di tengah gelombang protes anti-pemerintah yang meluas ke berbagai kota sejak akhir Desember 2025.
Pemadaman yang dipantau oleh kelompok pemantau internet global NetBlocks ini terjadi seiring dengan memburuknya situasi keamanan akibat kerusuhan yang terus meluas.
Dilansir dari RTNews, Jumat (9/1/2026), gelombang unjuk rasa, yang disebut-sebut sebagai yang terburuk dalam beberapa tahun terakhir, telah berlangsung sejak akhir Desember 2025. Aksi massa dipicu oleh melonjaknya biaya hidup, hiperinflasi, dan pelemahan nilai mata uang di tengah krisis ekonomi berkepanjangan yang diperparah sanksi internasional. Protes dengan cepat menyebar ke sejumlah kota besar dan kecil, disertai laporan bentrokan mematikan antara pengunjuk rasa dan aparat keamanan.
Pemerintah Iran belum memberikan keterangan resmi terkait durasi dan cakupan pemadaman internet. Langkah ini dinilai sebagai upaya untuk membatasi arus informasi dan koordinasi massa di tengah eskalasi protes. Dari pengasingan, tokoh oposisi Reza Pahlavi—putra mendiang Shah Iran—mengajak warga Iran terus turun ke jalan melalui video yang diunggah di platform X. Laporan sementara menyebutkan sedikitnya 21 orang tewas sejak protes berlangsung.
Di dalam negeri, respons pimpinan Iran menunjukkan perbedaan nada. Presiden Masoud Pezeshkian memperingatkan para pemasok agar tidak menimbun barang atau menaikkan harga secara sepihak, seraya menekankan pentingnya ketersediaan kebutuhan pokok.
Sebaliknya, Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei menegaskan bahwa para perusuh harus "diberi pelajaran". Sementara itu, Ketua Mahkamah Agung Iran menuduh para demonstran bertindak sesuai kepentingan Amerika Serikat dan Israel—tuduhan yang kerap dilontarkan otoritas saat menghadapi protes domestik.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kimi Antonelli finis podium ketiga pada F1 GP Hungaria 2026 meski start dari posisi ketujuh. Hasil ini memperlebar keunggulannya di puncak klasemen Formula 1.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.
BPBD Sleman mengirim empat tangki air bersih untuk 63 KK di Moyudan yang terdampak gangguan pasokan air selama musim kemarau.