Meta PHK 1.500 Karyawan Reality Labs, Fokus Metaverse Kian Pudar

Jumali
Jumali Selasa, 13 Januari 2026 21:57 WIB
Meta PHK 1.500 Karyawan Reality Labs, Fokus Metaverse Kian Pudar

Mark Zuckerberg, CEO Meta/mashable

Harianjogja.com, JOGJA—Meta dilaporkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 1.500 karyawan di divisi Reality Labs, unit yang selama ini menjadi motor pengembangan proyek Metaverse.

Divisi yang sebelumnya dikenal dengan nama Oculus ini bertanggung jawab atas pengembangan teknologi realitas virtual dan augmented (VR/AR), termasuk produksi kacamata pintar Ray-Ban Stories serta pengembangan perangkat lunak dan platform seperti Horizon Worlds.

Menurut New York Times, Meta akan segera mengumumkan pengurangan karyawan tersebut, yang mencakup sekitar 10% dari total 15.000 pegawai di Reality Labs. New York Times juga melaporkan bahwa Chief Technology Officer Meta, Andrew Bosworth, akan mengadakan pertemuan penting dengan staf Reality Labs pada hari Rabu, sehari setelah pengumuman PHK dilakukan.

Isu pengurangan personel ini telah terdengar sejak bulan lalu, seiring dengan rencana pemotongan anggaran Reality Labs hingga 30% pada tahun 2026. Langkah ini sejalan dengan pergeseran strategi Meta yang semakin fokus pada pengembangan kecerdasan buatan (AI).

Perusahaan kini berencana membangun pusat data Meta Compute dengan kapasitas puluhan gigawatt untuk mendukung komputasi AI. Anggaran yang dialokasikan untuk pengembangan AI juga sangat besar, mencapai US$400 miliar (sekitar Rp 6.745 triliun) sepanjang tahun 2025.

Meta juga telah membentuk Superintelligence Labs untuk mendukung proyek-proyek AI. CEO Mark Zuckerberg disebut turun langsung memimpin inisiatif ini, termasuk dalam proses akuisisi talenta-talenta kunci di bidang kecerdasan buatan.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Jumali
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online