Google Siapkan Fitur Anti-Penipuan di Android 17
Google menghadirkan fitur keamanan baru di Android 17, termasuk pemutus telepon penipu otomatis dan perlindungan OTP.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com—Pemerintah Malaysia memutuskan membuka kembali akses terhadap Grok, chatbot kecerdasan buatan milik Elon Musk, setelah sebelumnya sempat diblokir akibat kekhawatiran penyalahgunaan teknologi AI untuk menghasilkan konten tidak pantas.
Keputusan pencabutan pemblokiran tersebut diumumkan Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) pada Jumat (23/1/2026), seusai pertemuan antara regulator dengan perusahaan teknologi yang berada di bawah kendali Elon Musk.
"MCMC menekankan bahwa keselamatan pengguna tetap menjadi prioritas. Setiap kegagalan untuk mematuhi atau pelanggaran terhadap undang-undang Malaysia akan ditangani secara ketat," tegas regulator dalam pernyataannya.

Meski akses Grok kembali dibuka, MCMC memastikan platform tersebut akan berada di bawah pengawasan berkelanjutan. Otoritas menegaskan pemantauan dilakukan untuk memastikan seluruh fitur Grok mematuhi regulasi yang berlaku di Malaysia.
Sebelumnya, Malaysia memblokir Grok pada awal Januari 2026 setelah ditemukan adanya penyalahgunaan layanan AI tersebut untuk menghasilkan gambar-gambar tidak pantas, eksplisit secara seksual, serta konten manipulatif tanpa persetujuan. Beberapa di antaranya bahkan dilaporkan melibatkan perempuan dan anak-anak.
Pencabutan larangan dilakukan setelah perusahaan di balik Grok menyatakan telah menambahkan langkah-langkah keamanan tambahan, khususnya untuk membatasi pembangkitan gambar bermuatan seksual dan mencegah penyalahgunaan platform.
Langkah tegas Malaysia ini mencerminkan meningkatnya tekanan global terhadap perusahaan teknologi milik Elon Musk agar memperketat pengawasan konten, seiring pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan generatif.
Dengan dibukanya kembali akses Grok di Malaysia, pengguna dapat kembali memanfaatkan layanan tersebut, namun dengan pengawasan ketat dari regulator guna mencegah terulangnya pelanggaran serupa di masa mendatang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Google menghadirkan fitur keamanan baru di Android 17, termasuk pemutus telepon penipu otomatis dan perlindungan OTP.
KPK buru keterangan Heri Black usai rumahnya digeledah terkait kasus korupsi Bea Cukai. Sempat mangkir, perannya kini disorot.
Penemuan jasad Pariman terkubur di dapur rumah di Boyolali gegerkan warga. Polisi masih selidiki penyebab kematian.
Kulonprogo gabungkan OPD akibat kekurangan ASN. Sebanyak 345 PNS pensiun, rekrutmen minim, birokrasi dirampingkan.
Dosen UNISA Jogja jadi dosen tamu di UKM Malaysia, kupas kesehatan mental, otak, hingga isu bunuh diri lintas disiplin.
Indonesia jadi target baru sindikat judi online dan scam internasional. 320 WNA ditangkap di Jakarta, DPR minta pengawasan diperketat.