Persita Hentikan Rekor Persija, Aleksa Andreji Jadi Penentu
Persita mengalahkan Persija 3-2 lewat gol Aleksa Andrejić pada menit 90+5. Kekalahan ini memutus empat kemenangan beruntun Macan Kemayoran.
Comac C919/ AFP
Harianjogja.com, JOGJA—Singapore Airshow 2026 menjadi panggung penting bagi Commercial Aircraft Corporation of China (Comac) untuk memamerkan C919 sebagai penantang serius Airbus A320neo dan Boeing 737 MAX.
Mengutip laporan BBC, Kamis (5/2/2026), momentum ini dimanfaatkan Comac di tengah krisis pengiriman pesawat global yang membuat maskapai Asia Pasifik harus menunggu armada baru hingga tujuh tahun.
Krisis rantai pasok pesawat komersial saat ini dipicu keterlambatan mesin dan suku cadang utama, yang memaksa banyak maskapai mempertahankan armada lama dengan konsumsi bahan bakar tinggi. Kondisi tersebut meningkatkan biaya operasional secara signifikan dan menekan profitabilitas maskapai di kawasan Asia Pasifik.
Comac mengklaim telah mengirimkan lebih dari 200 unit pesawat C909 dan C919 ke sejumlah negara Asia Tenggara, termasuk Laos, Vietnam, Brunei Darussalam, dan Kamboja. Di Indonesia, maskapai TransNusa telah mengoperasikan ARJ21—nama lain C909—untuk rute domestik maupun internasional.
Langkah agresif Comac ini dinilai berpotensi mengubah peta persaingan industri penerbangan global. Direktur Jenderal International Air Transport Association (IATA) Willie Walsh memprediksi Comac dapat berkembang menjadi “pemain ketiga” yang sejajar dengan Boeing dan Airbus dalam 10 hingga 15 tahun mendatang.
Senada, Direktur Jenderal Association of Asia Pacific Airlines (AAPA) Subhas Menon menilai kehadiran Comac dapat memecah struktur oligopoli dalam rantai pasok penerbangan yang selama ini didominasi pabrikan Eropa dan Amerika Serikat.
Meski demikian, perjalanan Comac menuju panggung global masih menghadapi tantangan besar, terutama pada aspek sertifikasi internasional. Sertifikasi European Union Aviation Safety Agency (EASA) untuk C919 diperkirakan baru dapat dicapai pada rentang 2028 hingga 2031, sementara Boeing dan Airbus telah lebih dulu mengantongi sertifikasi global.
Dari sisi pengiriman, Comac baru mencatatkan distribusi sekitar 50 unit pesawat di kawasan Asia Pasifik, jauh tertinggal dibandingkan Boeing dan Airbus yang telah mengirimkan ribuan unit ke berbagai belahan dunia. Jaringan pemeliharaan, perbaikan, dan overhaul (MRO) Comac juga masih terbatas, berbeda dengan jaringan global yang dimiliki dua raksasa penerbangan tersebut.
Tantangan lain terletak pada transparansi pesanan dan pengembangan pelatihan pilot. Comac mengklaim memiliki lebih dari 1.000 pesanan, namun data tersebut belum sepenuhnya terbuka ke publik. Sementara itu, sistem pelatihan pilot dan teknisi masih dalam tahap pengembangan, berbanding terbalik dengan ekosistem matang milik Boeing dan Airbus.
Dukungan penuh pemerintah China serta penawaran harga yang lebih kompetitif menjadi keunggulan utama Comac dalam menarik minat maskapai. Namun, integrasi komponen produksi Barat dan China, serta keterbatasan infrastruktur pemeliharaan, dinilai masih menjadi tembok besar bagi ekspansi globalnya.
Tanpa sertifikasi Eropa dan peningkatan transparansi pesanan, dominasi Airbus dan Boeing diperkirakan masih akan menguasai langit Asia Tenggara dalam beberapa tahun ke depan, meskipun kehadiran Comac mulai memberi tekanan nyata pada duopoli industri penerbangan dunia.
| Aspek Perbandingan | Comac C919 (China) | Airbus A320neo (Eropa) | Boeing 737 MAX (AS) |
| Status Pasar | Pendatang Baru / Penantang | Pemimpin Pasar | Pemain Utama |
| Kekuatan Utama | Harga Kompetitif & Stok Tersedia | Teknologi Efisien & Track Record | Kapasitas & Jaringan Luas |
| Hambatan Utama | Sertifikasi Global & Logistik | Antrean Pesanan Panjang | Isu Keamanan & Rantai Pasok |
| Pengguna Regional | Transnusa, Maskapai Laos & Kamboja | Hampir Seluruh Maskapai Asia | Lion Air, Garuda, Singapore Air |
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Persita mengalahkan Persija 3-2 lewat gol Aleksa Andrejić pada menit 90+5. Kekalahan ini memutus empat kemenangan beruntun Macan Kemayoran.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 19 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket sebesar Rp8.000.
Pemerintah mendorong pemberdayaan 22,5 juta penerima bansos agar kesejahteraan meningkat, kemiskinan berkurang, dan masyarakat mandiri.
Osteoporosis pada usia di atas 50 tahun meningkatkan risiko patah tulang panggul, tulang belakang, dan pergelangan tangan. Simak cara pencegahannya.
Ramalan 12 zodiak 19-25 Oktober 2026 membahas perubahan diri, hubungan, keuangan, hingga prioritas hidup Aries sampai Pisces.
Persebaya ditahan PSS Sleman 2-2 di Stadion GBT. Bernardo Tavares kecewa gagal meraih tiga poin dan Ernando Ari menyampaikan belasungkawa.