Jangan Asal Beli Tiket Konser Online, Kenali Modus Penipuannya
Waspadai penipuan tiket konser online. Kenali modus tiket palsu, situs tiruan, pembayaran langsung, hingga cara melaporkan jika sudah tertipu.
Logo Perplexity/Perplexity
Harianjogja.com, JOGJA—Perplexity Computer resmi diperkenalkan sebagai agen AI otonom berbasis multi-model yang diklaim lebih aman untuk pekerjaan mandiri. Perangkat lunak ini dirancang sebagai pekerja digital serbaguna yang mampu menyusun proyek, mengelola alur kerja, hingga mengeksekusi tugas kompleks tanpa campur tangan manusia secara terus-menerus.
Laporan dari The Deep View menyebutkan kekuatan utama Perplexity Computer terletak pada sistem “multi-model orchestration”. Alih-alih bertumpu pada satu model bahasa besar (LLM), sistem ini mengoordinasikan hingga 19 model dari berbagai perusahaan teknologi global.
Satu Sistem, 19 Model AI
Dalam arsitekturnya, Perplexity Computer berperan sebagai manajer yang membagi tugas ke model paling kompeten sesuai kebutuhan.
Beberapa model yang disebut terlibat antara lain:
- Claude Opus 4.6 dari Anthropic sebagai pengambil keputusan utama.
- Gemini milik Google untuk kebutuhan riset mendalam.
- Nano Banana dan Veo 3.1 (Google) guna mengolah konten visual.
- Grok besutan xAI untuk tugas ringan berkecepatan tinggi.
- ChatGPT 5.2 dari OpenAI yang dioptimalkan untuk pemrosesan data berkonteks panjang.
Pendekatan ini memungkinkan satu agen AI bekerja layaknya tim berisi banyak spesialis dengan fungsi berbeda.
Sistem Sandbox untuk Keamanan
Peluncuran Perplexity Computer juga menekankan aspek keamanan. Industri teknologi sebelumnya sempat diguncang insiden OpenClaw pada Januari 2026, ketika agen AI dengan akses lokal luas tidak sengaja menghapus kotak masuk Gmail milik seorang petinggi Meta.
Sebagai antisipasi, Perplexity Computer dijalankan dalam “safe and secure development sandbox”, yakni lingkungan cloud terisolasi dengan sistem file serta browser tersendiri. Mekanisme ini memastikan agen AI tidak bersentuhan langsung dengan data pribadi di perangkat pengguna.
Perusahaan mengklaim, seusai ribuan pengujian internal, sistem tersebut stabil untuk membangun aplikasi hingga menerbitkan konten web tanpa risiko kebocoran data.
Skema Harga dan Target Profesional
Untuk tahap awal, akses Perplexity Computer hanya tersedia melalui laman resmi mereka dan belum hadir di perangkat seluler. Fitur ini eksklusif bagi pelanggan paket Perplexity Max dengan biaya 200 dollar AS per bulan.
Sementara itu, pengguna paket Pro dengan tarif 20 dollar AS per bulan dijadwalkan memperoleh akses secara bertahap dalam beberapa pekan mendatang.
CEO Perplexity, Aravind Srinivas, juga memperkenalkan sistem penagihan berbasis per-token. Model ini disebut sebagai pendekatan bisnis masa depan yang lebih berkelanjutan dibanding mengandalkan iklan.
Dengan mengusung konsep agen AI multi-model yang aman melalui sandbox, Perplexity Computer menegaskan ambisinya membidik pasar profesional di tengah persaingan ketat industri kecerdasan buatan pada 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Waspadai penipuan tiket konser online. Kenali modus tiket palsu, situs tiruan, pembayaran langsung, hingga cara melaporkan jika sudah tertipu.
Polda Banten membongkar sindikat penyalahgunaan solar subsidi di Serang. Polisi menyita 1.000 liter solar dan menetapkan dua tersangka.
Pura Jagat Natha resmi berdiri di kawasan Alun-alun Kota Magelang. Kehadirannya melengkapi rumah ibadah lintas agama di kawasan tersebut.
ASDP menjelaskan antrean panjang di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk dipicu aksi pengemudi truk. Antrean di sisi Jawa mencapai 8 km.
Hasil Pilur PAW Sleman 2026 di lima kalurahan. Andi Suwarno hingga Totok Jaka Suwarta meraih suara terbanyak.
Dua penembakan di Afrika Selatan menewaskan 27 orang, masing-masing di dekat Johannesburg dan kawasan pinggiran Cape Town.