Pemadaman Listrik Serentak Ganggu 3 Negara Asia Tengah
Pemadaman listrik terjadi bersamaan di Kazakhstan, Uzbekistan, dan Tajikistan. Otoritas energi ketiga negara menyelidiki penyebab gangguan.
Ilustrasi mobil menggunakan roofbox. /Gemini.
Harianjogja.com, JAKARTA—Pakar keselamatan berkendara mengingatkan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik untuk tidak membawa barang secara berlebihan, terutama dengan memanfaatkan roof box secara tidak bijak. Selain berpotensi mengganggu stabilitas kendaraan, penggunaan roof box juga dapat meningkatkan konsumsi bahan bakar serta memengaruhi aerodinamika mobil selama perjalanan jarak jauh.
Pakar dan instruktur senior keselamatan berkendara dari Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI), Sony Susmana, menilai kebiasaan membawa banyak barang saat mudik sering kali membuat pengendara memanfaatkan roof box secara berlebihan. Menurut dia, penggunaan kompartemen tambahan di atap mobil seharusnya bukan sekadar mengikuti tren, melainkan digunakan hanya ketika ruang bagasi benar-benar tidak mencukupi.
“Roof box jangan jadi ikut-ikutan deh, karena itu sebenarnya ruang tambahan jika di bagasi tidak muat. Kita asumsikan mudik itu bukan seperti pindahan, jadi bawa barang secukupnya aja,” kata Sony Susmana, Selasa (10/3/2026).
Ia menjelaskan, apabila pemudik tetap membutuhkan roof box untuk menambah kapasitas barang bawaan, maka isi muatan yang ditempatkan di bagian tersebut sebaiknya berupa barang-barang ringan. Hal ini penting untuk menjaga keseimbangan kendaraan saat melaju di jalan.
Sony menegaskan bahwa muatan yang terlalu berat di bagian atap mobil dapat meningkatkan risiko kendaraan kehilangan stabilitas, terutama ketika melintasi tikungan. Beban tambahan di posisi yang tinggi membuat titik gravitasi kendaraan berubah sehingga mobil lebih mudah tergelincir.
“Kalau memang kebutuhannya harus ada roof box, isi dengan barang-barang yang ringan supaya tidak mengganggu keseimbangan kendaraan. Konsekwensi lainnya kecepatan kendaraan dibatasi tidak lebih dari 80 km per jam terutama di jalan tol yang banyak angin atau di jalan provinsi yang banyak ranting,” ujar dia.
Selain memengaruhi stabilitas kendaraan, penggunaan roof box juga berdampak pada efisiensi bahan bakar. Komponen tambahan di bagian atap mobil tersebut dapat mengubah aerodinamika kendaraan saat melaju di jalan raya.
Perubahan aerodinamika ini membuat hambatan angin meningkat sehingga mesin kendaraan harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan kecepatan. Kondisi tersebut pada akhirnya berdampak langsung pada meningkatnya konsumsi bahan bakar kendaraan.
Sony menyebutkan bahwa ketika mesin bekerja lebih berat dari kondisi normal akibat hambatan angin tambahan, konsumsi bahan bakar kendaraan dapat meningkat sekitar 5 hingga 15 persen selama perjalanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Pemadaman listrik terjadi bersamaan di Kazakhstan, Uzbekistan, dan Tajikistan. Otoritas energi ketiga negara menyelidiki penyebab gangguan.
Korban gempa M7,7 di Nagekeo, NTT bertambah menjadi 38 jiwa. Ribuan warga mengungsi, bandara, pelabuhan, dan fasilitas kesehatan terdampak.
Gempa M7,7 di Flores, NTT, menyebabkan 200 BTS mengalami gangguan di 10 kabupaten/kota. Komdigi bersama operator seluler melakukan pemulihan jaringan.
Menganggur bukan berarti keuangan harus berantakan. Simak 8 cara menghemat pengeluaran agar uang bertahan lebih lama saat belum memiliki pemasukan.
Nasib 5 pembalap MotoGP 2027 masih tanda tanya. Binder dan Morbidelli dikaitkan dengan WSBK, Miller pasti pergi, Rins cari jalan, Viñales paling galau. Simak se
Studi terbaru mengungkap mahasiswa yang kecanduan judi online memiliki risiko lebih tinggi mengalami depresi, kecemasan, hingga munculnya keinginan bunuh diri.