Rayakan 20 Tahun Debut, BIGBANG Luncurkan Light Stick Baru
BIGBANG meluncurkan Official Light Stick Anniversary Edition untuk merayakan 20 tahun debut. Merchandise spesial ini hadir menjelang tur dunia XX: COSMOS yang j
Kendaraan listrik - Ilustrasi freepik
Harianjogja.com, JOGJA — Terobosan di industri kendaraan listrik kembali muncul dari China. Perusahaan otomotif Beijing Automotive Group (BAIC) mengembangkan baterai jenis sodium-ion dengan teknologi pengisian cepat 4C yang mampu memangkas waktu pengisian secara drastis.
Dilansir dari BGR, tak sekadar cepat, teknologi ini juga menjawab salah satu kekhawatiran utama pengguna mobil listrik: performa di cuaca ekstrem. Baterai tersebut diklaim tetap optimal digunakan dalam rentang suhu sangat luas, mulai dari -40 derajat Celcius hingga 60 derajat Celcius.
Pada kondisi dingin ekstrem -20 derajat Celcius, baterai masih mampu mempertahankan sekitar 92% kapasitas daya. Ini menjadi keunggulan signifikan, mengingat baterai konvensional umumnya mengalami penurunan performa tajam pada suhu rendah.
Selain itu, dari hasil pengujian internal, baterai ini juga menunjukkan stabilitas tinggi pada suhu ekstrem hingga 200 derajat Celcius, yang menandakan aspek keamanan yang lebih baik dibanding teknologi sebelumnya.
Pengisian Super Cepat 4C, Hanya 11 Menit
Teknologi 4C menjadi kunci utama keunggulan baterai ini. Sistem tersebut memungkinkan pengisian daya berlangsung hingga empat kali lebih cepat dibanding metode standar.
Dengan teknologi ini, baterai dapat terisi penuh hanya dalam waktu sekitar 11 menit, jauh lebih singkat dibanding baterai konvensional yang rata-rata membutuhkan waktu sekitar 30 menit atau lebih.
Masih Kalah di Kepadatan Energi
Meski unggul dalam kecepatan dan ketahanan suhu, baterai sodium-ion masih memiliki tantangan utama pada kepadatan energi. Prototipe BAIC saat ini memiliki kepadatan sekitar 170 Wh/kg, lebih rendah dibanding baterai lithium yang berada di kisaran 200–300 Wh/kg.
Artinya, untuk ukuran dan berat yang sama, baterai lithium masih mampu menyimpan energi lebih banyak, sehingga berpotensi memberikan jarak tempuh lebih jauh.
Sebagai perbandingan, baterai sodium-ion dari CATL yang akan digunakan pada mobil listrik Nevo A06 memiliki kepadatan energi sekitar 175 Wh/kg, sedikit lebih tinggi dibanding versi BAIC.
Menuju Produksi Massal 2026
Untuk mengatasi keterbatasan tersebut, BAIC saat ini terus mengembangkan teknologi peningkatan kapasitas energi dan daya tahan siklus baterai. Perusahaan bahkan telah mengajukan sekitar 20 paten, mencakup desain, material, hingga proses produksi.
Meski masih berstatus prototipe, proses validasi untuk produksi massal disebut telah rampung. Berdasarkan informasi yang beredar, mobil listrik pertama dengan baterai sodium-ion dari BAIC diperkirakan mulai dipasarkan pada pertengahan 2026, sekitar Juni hingga Juli.
Jika berhasil diimplementasikan secara luas, teknologi ini berpotensi menjadi pesaing serius baterai lithium sekaligus mendorong percepatan adopsi kendaraan listrik global.
Dengan kombinasi pengisian super cepat dan ketahanan ekstrem, baterai sodium-ion berpotensi mengubah peta persaingan industri kendaraan listrik, meski masih perlu pembuktian pada aspek jarak tempuh dan efisiensi energi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BIGBANG meluncurkan Official Light Stick Anniversary Edition untuk merayakan 20 tahun debut. Merchandise spesial ini hadir menjelang tur dunia XX: COSMOS yang j
Bapanas memperketat pengawasan 40 merek beras fortifikasi di ritel modern. Lebih dari 100 sampel diuji dan izin edar bisa dicabut jika melanggar.
Penahanan Ngadiman, Lurah Garongan nonaktif, ditangguhkan karena alasan kesehatan. Polisi mempercepat pemberkasan untuk dilimpahkan ke Kejari Kulonprogo.
KSPN menyiapkan aksi buruh di DPR dan Istana pada akhir Agustus atau September 2026 dengan membawa lima tuntutan UU Ketenagakerjaan baru.
Presiden Prabowo dijadwalkan membuka Muktamar ke-35 NU di Jombang pada 27 Agustus 2026. Kehadirannya diperkirakan memicu peningkatan mobilitas warga.
Pemerintah memastikan keamanan nasional jelang HUT ke-81 RI terkendali dan mengimbau masyarakat bijak menerima informasi di media sosial.