Hanya Desil 1-4 yang Bisa Terima Bansos Agustus 2026, Cek Datanya
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
Roket Falcon 9 milik SpaceX mengantarkan 28 satelit Starlink ke orbit dari Florida. /ANTARA/X/SpaceX/am.
Harianjogja.com, BEIJING — Ambisi China menguji roket angkut berat generasi baru harus tertunda setelah peluncuran perdana Tianlong-3 berakhir gagal. Roket yang digadang-gadang menjadi pesaing Falcon 9 itu mengalami kendala teknis saat berada di tengah penerbangan.
Berdasarkan laporan media setempat, roket lepas landas dari Kosmodrom Jiuquan pada Jumat (3/4/2026) pukul 12.17 waktu setempat. Namun, misi tersebut tidak berjalan sesuai rencana dan akhirnya dinyatakan gagal.
Tianlong-3 dikembangkan oleh perusahaan swasta China, Space Pioneer, sebagai roket berbahan bakar cair dengan kapasitas angkut besar. Roket ini dirancang mampu membawa lebih dari 20 ton muatan ke orbit rendah Bumi.
Dirancang Setara Falcon 9
Secara spesifikasi, Tianlong-3 disebut memiliki kemampuan yang sebanding dengan roket milik SpaceX. Roket ini bahkan diklaim mampu mengangkut hingga 36 satelit dalam satu kali peluncuran.
Dengan panjang sekitar 71 meter dan berat lepas landas mencapai 590 ton, Tianlong-3 dirancang untuk mengirim muatan 17–22 ton ke orbit rendah Bumi serta hingga 17 ton ke orbit sinkron Matahari.
Tahap pertama roket ini dibekali sembilan mesin berbahan bakar cair Tianhuo-12 dan dirancang dapat digunakan kembali hingga 10 kali, mengikuti tren teknologi roket reusable yang kini berkembang pesat.
Persaingan Teknologi Roket
Saat ini, Falcon 9 yang dikembangkan oleh Elon Musk masih menjadi roket yang paling banyak digunakan di dunia, berkat kemampuannya untuk digunakan kembali secara efisien.
Selain SpaceX, perusahaan lain seperti Blue Origin juga telah berhasil mengembangkan teknologi serupa dengan kemampuan pendaratan ulang tahap pertama roket.
Di sisi lain, sejumlah perusahaan China juga terus mengembangkan teknologi roket reusable dan telah melakukan berbagai uji coba pendaratan tahap pertama dalam beberapa waktu terakhir.
Kegagalan uji perdana Tianlong-3 ini menjadi catatan penting bagi pengembangan teknologi antariksa China, sekaligus evaluasi menuju peluncuran berikutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bansos Agustus 2026 mengacu DTSEN. Cek status penerima, desil, serta cara memperbarui dan menyanggah data melalui kanal resmi.
Kulonprogo mendorong penanganan Jalan Dekso-Samigaluh dan Jembatan Duwet. Jalan ditargetkan masuk anggaran 2027, jembatan masih dikaji.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN meminta makanan MBG yang tidak layak tidak dikonsumsi dan segera dikembalikan ke SPPG untuk diperiksa dan diinvestigasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 12 perjalanan dari Palur ke Jogja. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
BGN membuka kanal khusus bagi guru untuk melaporkan keluhan, temuan, dan pengaduan terkait pelaksanaan Program MBG di sekolah.