Demi Moore Sebut AI Tak Akan Pernah Gantikan Jiwa Seni
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Logo Apple - ist/apple inc
Harianjogja.com, JOGJA—Perusahaan teknologi raksasa Apple dilaporkan tengah mengembangkan kacamata pintar yang digadang-gadang mampu mengambil alih sebagian fungsi smartphone dalam aktivitas sehari-hari. Perangkat ini disebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang Apple dalam memperluas ekosistem berbasis kecerdasan buatan (AI).
Informasi ini diungkap oleh analis Mark Gurman melalui buletin Power On yang menyebutkan bahwa Apple saat ini sedang menguji setidaknya empat desain berbeda untuk perangkat tersebut. Langkah ini dilakukan untuk menemukan model paling ideal sebelum resmi diluncurkan ke pasar global.
Dalam tahap pengembangan, 9to5Mac melaporkan, Apple berupaya menghadirkan desain yang mampu bersaing dengan produk serupa seperti Ray-Ban Meta Smart Glasses. Bahkan, perusahaan disebut mempertimbangkan strategi peluncuran dengan berbagai pilihan warna, mirip dengan pendekatan saat merilis Apple Watch pada 2015.
Berbeda dengan Apple Vision Pro, kacamata pintar ini tidak mengusung teknologi augmented reality penuh. Perangkat ini lebih difokuskan pada fungsi praktis, seperti menampilkan notifikasi, mengambil foto dan video, memutar musik, hingga mendukung interaksi berbasis AI melalui Siri yang telah ditingkatkan.
Dari sisi fungsi, perangkat ini akan terhubung dengan iPhone sehingga berperan sebagai aksesori tambahan, bukan pengganti sepenuhnya. Konsep ini membuatnya serupa dengan kombinasi antara Apple Watch dan AirPods yang saling terintegrasi dalam satu ekosistem.
Adapun empat desain yang sedang diuji mencakup bingkai persegi panjang berukuran besar, desain ramping dengan bentuk serupa, serta dua varian bingkai oval atau bulat dengan ukuran berbeda. Kamera depan dirancang dengan bentuk oval dan dilengkapi lampu indikator sebagai penanda saat digunakan, sebuah detail yang diharapkan menjadi pembeda dari kompetitor.
Apple juga disebut menggunakan material asetat yang dinilai lebih kuat dan premium dibandingkan plastik biasa. Penggunaan bahan ini menunjukkan fokus perusahaan pada aspek kenyamanan sekaligus daya tahan untuk penggunaan jangka panjang.
Secara jadwal, proyek ini masih berada dalam jalur pengembangan untuk diperkenalkan pada akhir 2026 atau awal 2027, dengan peluncuran komersial ditargetkan pada musim semi atau musim panas 2027. Selain itu, Apple juga masih mengembangkan perangkat lain seperti AirPods dengan kamera, layar pintar untuk rumah, hingga wearable baru berbasis AI.
Kehadiran kacamata pintar ini menandai pergeseran strategi Apple dari pengembangan perangkat realitas campuran yang sebelumnya mendapat respons beragam. Dengan pendekatan yang lebih sederhana dan fungsional, perangkat ini diharapkan mampu menjangkau lebih banyak pengguna serta memperkuat posisi Apple di pasar perangkat wearable global.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Prabowo siapkan satgas deregulasi untuk memangkas izin usaha yang dinilai terlalu lama demi memperkuat investasi di Indonesia.
BKPM menilai surat Kadin China di Indonesia sebagai masukan positif terkait tantangan iklim investasi dan hilirisasi di Indonesia.
Polisi memastikan kasus yang dikira klitih di Pengasih Kulonprogo ternyata duel remaja akibat masalah pribadi yang diduga terkait asmara.
Presiden Prabowo menyebut masih ada ribuan triliun kekayaan negara yang harus diselamatkan dari praktik pencurian aset nasional.
Pakar Forensika Digital UII menilai markas judi online internasional di Jakarta menjadi ancaman serius cybercrime bagi Indonesia.