Argentina Punya Utang IMF Terbesar 2026, Indonesia Bagaimana?
Argentina menempati posisi teratas negara dengan saldo pinjaman IMF terbesar pada 2026. Simak daftar 10 negara dan posisi Indonesia.
Logo Hyundai/Ist-Car Logos
Harianjogja.com, JOGJA—Produsen otomotif Hyundai Motor Company melalui unitnya di Australia mengumumkan penarikan kembali (recall) terhadap ribuan kendaraan listrik setelah ditemukan potensi gangguan pada sistem manajemen baterai yang dapat memengaruhi keselamatan pengguna.
Langkah ini mencakup total 4.888 unit kendaraan listrik yang terdiri dari dua model utama, yakni Hyundai Kona Electric dan Hyundai Ioniq Electric dengan rentang produksi tertentu.
Sebanyak 3.478 unit Hyundai Kona Electric produksi 2018–2023 dan 1.402 unit Hyundai Ioniq Electric produksi 2018–2022 masuk dalam daftar kendaraan yang terdampak kebijakan tersebut.
Masalah utama yang ditemukan berada pada perangkat lunak Battery Management System (BMS), yakni sistem yang berfungsi mengatur kinerja dan stabilitas baterai kendaraan listrik. Gangguan pada sistem ini dinilai berpotensi menimbulkan risiko serius.
Mengutip laporan Drive, Senin (20/4/2026), otoritas terkait menyebut bahwa masalah tersebut dapat memicu korsleting listrik bahkan saat kendaraan tidak sedang digunakan, termasuk ketika sedang mengisi daya atau dalam kondisi parkir di rumah.
Kondisi ini meningkatkan risiko kebakaran yang tidak hanya membahayakan pengemudi dan penumpang, tetapi juga pengguna jalan lain serta lingkungan sekitar kendaraan.
Pemerintah setempat menegaskan bahwa insiden kebakaran kendaraan listrik memiliki potensi dampak luas karena karakteristik energi baterai yang sulit dikendalikan saat terjadi gangguan sistem.
Menanggapi hal tersebut, Hyundai Australia langsung mengambil langkah penanganan dengan menghubungi seluruh pemilik kendaraan terdampak melalui pemberitahuan resmi. Pemilik diminta segera melakukan pemeriksaan di bengkel resmi terdekat.
Proses penanganan mencakup diagnosis sistem baterai, pembaruan perangkat lunak BMS, hingga penggantian komponen jika diperlukan. Seluruh proses perbaikan ditanggung tanpa biaya oleh pihak Hyundai.
Perusahaan juga menyediakan layanan pelanggan serta fitur pengecekan mandiri melalui nomor identifikasi kendaraan (VIN) yang dapat diakses melalui situs resmi Hyundai untuk memastikan apakah kendaraan termasuk dalam daftar recall.
Meski recall ini diumumkan untuk pasar Australia, pemilik kendaraan Hyundai listrik di negara lain termasuk Indonesia tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan.
Bagi pengguna yang memiliki kendaraan serupa atau unit impor, disarankan untuk melakukan pengecekan melalui dealer resmi guna memastikan kondisi sistem baterai tetap aman digunakan.
Langkah antisipatif ini menjadi penting seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di berbagai negara, termasuk Indonesia, untuk meminimalisir risiko keselamatan akibat gangguan teknis pada sistem baterai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Argentina menempati posisi teratas negara dengan saldo pinjaman IMF terbesar pada 2026. Simak daftar 10 negara dan posisi Indonesia.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 24 Oktober 2026 dari Palur tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 24 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif tiket Rp8.000.
Pemda DIY berencana membuka Konsulat Kehormatan Meksiko di Royal Ambarrukmo untuk memperkuat kerja sama pendidikan, seni, dan budaya.
Dua tahun Prabowo-Gibran, pariwisata Indonesia makin merata. Kunjungan wisatawan tumbuh di Danau Toba, Manado-Likupang, dan desa wisata.
Dinhub Banyumas menertibkan parkir berbayar di minimarket berjaringan setelah menerima aduan warga. Kebijakan parkir gratis berlaku sejak 1 Oktober 2026.