Katia Itzel Garcia, Perempuan Meksiko Pertama Pimpin Laga Piala Dunia
Katia Itzel Garcia mencetak sejarah sebagai perempuan Meksiko pertama yang menjadi wasit utama laga Piala Dunia putra saat memimpin Tunisia vs Belanda.
Ilustrasi mobil listrik
Harianjogja.com, JOGJA—Insiden taksi listrik Green SM yang mati di perlintasan rel Bekasi Timur dan tertabrak kereta komuter menjadi peringatan serius bagi pengguna kendaraan listrik. Peristiwa ini menyoroti potensi risiko teknis saat mobil listrik melintasi rel kereta.
Pakar otomotif Institut Teknologi Bandung, Agus Purwadi, seperti dilansir dari Antara, Senin (4/5/2026) mengungkapkan ada sejumlah faktor yang bisa menyebabkan mobil listrik (EV) mati mendadak.
Dua Penyebab Utama EV Mati
Pertama, gangguan pada baterai 12 volt (aki auxiliary). Komponen ini berfungsi sebagai sumber daya untuk sistem komputer dan sensor kendaraan.
“Jika baterai 12V drop, sistem utama tidak akan aktif meski baterai besar masih penuh,” jelas Agus.
Kedua, aktivasi sistem pengaman high voltage interlock loop (HVIL). Sistem ini otomatis memutus aliran listrik jika terdeteksi gangguan seperti kebocoran arus atau sambungan kabel longgar, termasuk akibat getaran saat melintasi rel.
Perdebatan Soal Medan Elektromagnetik
Agus juga menyebut medan elektromagnetik dari jalur kereta berpotensi mengganggu sistem kontrol kendaraan. Namun pandangan ini tidak sepenuhnya disepakati.
Pakar ITB lainnya, Yannes Martinus Pasaribu, menilai pengaruh tersebut sangat kecil.
Menurutnya, mobil listrik modern telah melalui uji kompatibilitas elektromagnetik internasional seperti ISO 11451, ISO 11452, dan UNECE R10, sehingga aman dari gangguan eksternal.
Langkah Penting Saat Melintas Rel
Agar lebih aman, pengemudi mobil listrik disarankan melakukan beberapa langkah berikut:
Jika Mobil Tiba-tiba Mati
Situasi darurat membutuhkan respons cepat.
Agus menegaskan, jangan membuang waktu mencoba menyalakan ulang kendaraan.
Penting diingat, mobil listrik yang mati biasanya tidak bisa didorong karena sistem rem otomatis aktif.
Insiden di Bekasi menjadi pengingat bahwa teknologi canggih tetap memiliki batas. Bagi pengguna kendaraan listrik, kewaspadaan dan pemahaman teknis menjadi kunci keselamatan saat berkendara, terutama di area berisiko seperti perlintasan rel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Katia Itzel Garcia mencetak sejarah sebagai perempuan Meksiko pertama yang menjadi wasit utama laga Piala Dunia putra saat memimpin Tunisia vs Belanda.
PT Importa Jaya Abadi (Importa) meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas pencapaian penjualan 1 juta unit lemari pakaian besi
Kasus Ebola di Kongo meningkat. Dosen UMY mengingatkan Indonesia memperkuat kewaspadaan, deteksi dini, dan sistem kesehatan menghadapi ancaman penyakit menular.
Kemhan mengevaluasi total Latsarmil SPPI 2026 usai lima peserta meninggal, mencakup seleksi kesehatan, latihan fisik, dan metode pembelajaran.
Bareskrim menyelidiki 15 perusahaan yang diduga menjadi sponsor 321 WNA dalam kasus sindikat judi online Hayam Wuruk.
Xpeng G6 AWD resmi meluncur di Indonesia dengan motor ganda, tenaga 358 kW, akselerasi 4,13 detik, dan identitas baru Black Edition.