Arsenal Bangkit dari Ketertinggalan, Leeds Tumbang 2-1 di Emirates
Arsenal bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Leeds United 2-1. Gol Riccardo Calafiori dan Bruno Guimarães memastikan tiga poin bagi The Gunners.
Ilustrasi Kantor Nissan. - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA— Langkah besar diambil Nissan dengan memangkas kapasitas produksi di pabrik Sunderland Plant. Salah satu dari dua jalur produksi akan ditutup mulai paruh kedua 2026 sebagai bagian dari restrukturisasi global perusahaan.
Autocar melaporkan, kebijakan ini berdampak langsung pada tenaga kerja di Eropa, dengan sekitar 900 pekerja dipastikan terdampak, meski tidak seluruhnya berasal dari pabrik utama di Inggris.
Produksi Menurun dan Kapasitas Dipangkas
Penutupan jalur produksi membuat output kendaraan menurun signifikan. Tiga model utama, yakni Nissan Leaf, Nissan Juke, dan Nissan Qashqai akan diproduksi dalam satu jalur yang tersisa.
Tahun lalu, pabrik Sunderland mencatat produksi sekitar 273.174 unit. Angka ini jauh di bawah kapasitas puncak yang pernah mencapai lebih dari 500.000 unit per tahun, menunjukkan tekanan serius terhadap performa produksi.Untuk menjaga efisiensi, jalur yang tersisa akan dioperasikan dalam tiga shift.
Tekanan Mobil China di Eropa
Persaingan dari produsen China menjadi faktor utama penurunan kinerja Nissan di Eropa. Dalam beberapa tahun terakhir, merek seperti Chery, BYD, dan MG berhasil meningkatkan pangsa pasar dengan harga kompetitif dan teknologi baru.
Pangsa pasar Nissan di Inggris bahkan turun menjadi sekitar 3,7 persen, merosot dibandingkan 5,6 persen pada 2016. Sementara itu, merek-merek China terus memperluas penetrasi pasar dengan strategi agresif.
Restrukturisasi dan Tekanan Global
Langkah pemangkasan ini merupakan bagian dari strategi pemulihan setelah perusahaan mencatat kerugian besar dalam beberapa tahun terakhir.
Selain penutupan jalur produksi, Nissan juga meninjau operasional lain di Eropa, termasuk gudang suku cadang di Barcelona.
Perusahaan bahkan membuka peluang bagi produsen lain untuk mengambil alih lini produksi yang ditutup, termasuk minat dari perusahaan China seperti Chery dan Dongfeng. Secara global, Nissan telah menutup sejumlah pabrik sebagai bagian dari efisiensi biaya.
Dampak bagi Konsumen dan Industri
Bagi konsumen, penurunan kapasitas produksi berpotensi memengaruhi ketersediaan unit dan waktu tunggu kendaraan, terutama untuk model populer.
Di sisi lain, kondisi ini mencerminkan perubahan besar di industri otomotif global.Dominasi produsen tradisional kini mulai tergeser oleh pemain baru yang lebih agresif dalam inovasi dan harga.
Dengan tekanan yang terus meningkat, masa depan industri otomotif Eropa diperkirakan akan semakin kompetitif, terutama dengan kehadiran kendaraan listrik dari China yang terus berkembang pesat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Arsenal bangkit dari ketertinggalan untuk mengalahkan Leeds United 2-1. Gol Riccardo Calafiori dan Bruno Guimarães memastikan tiga poin bagi The Gunners.
Kemenkes mencatat 2.365 warga masih dipasung akibat gangguan jiwa. Sementara itu, 9 dari 10 orang dengan depresi belum terjangkau layanan kesehatan.
Kemenhaj mengimbau WNI di Arab Saudi meningkatkan kewaspadaan. Calon jemaah umrah diminta mengecek jadwal dan berkoordinasi dengan PPIU.
Pemkab Banyumas menggelar Salat Istisqa di tengah kekeringan. BPBD mengerahkan enam armada tangki air untuk membantu warga terdampak.
CEO Microsoft Satya Nadella mengusulkan mekanisme darurat untuk menghentikan model AI, disertai audit independen dan transparansi sistem.
IDAI mengingatkan bahaya telur mentah bagi bayi dan anak karena risiko Salmonella. Simak cara mengolah telur yang aman untuk MPASI.